Sebagai Bentuk Rasa Syukur, BMI Taiwan Asal Tolotangga Bima Ini Tak Lupa Berbagi

1933

BIMA, Warta NTB – Bersyukur atas rejeki yang diperoleh, Fitriana (30) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Taiwan asal Dusun Wane, Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima ini, tak lupa berbagi. Dia sadar bahwa sebagian rejeki yang dititipkan padanya ada hak orang lain.

Oleh karena itu, ia selalu menyisihkan sebagian gajinya untuk berbagi dan membantu sesama, seperti membantu anak yatim piatu, masjid, musholla dan fakir miskin. Hal itu sudah dia lakukan sejak tahun 2016 lalu, sejak dia menjadi TKW Taiwan hingga sekarang.

Dana paling minim yang dia kirim Rp 1 juta yang dia salurkan untuk membantu anak yatim dan fakir miskin, sementara masjid dan musholla ia salurkan sebesar Rp 4-5 juta

“Untuk membagikan bantuan biasanya saya salurkan kepada keluarga dan salah satu teman dekat yang saya percaya,” katanya merendah.

Diakui Fitriana kebiasaan itu selalu ia lakukan sejak dia menjadi TKW Taiwan sebagai rasa syukurnya atas rejeki yang diberikan Allah SWT kepada dirinya dan keluarga. Meski dengan menyisihkan sebagian pendapatannya sebagai BMI Taiwan ia mengaku ikhlas dan senang bisa membantu sesama yang membutuhkan.

“Ini kebiasaan yang saya lakukan dan prinsipnya kita tidak akan jatuh miskin karena beramal. Justru saya merasa rezeki saya semakin lancar karena berbagi,” tutur wanita yang biasa disapa Fitri ini, kepada Warta NTB, Rabu (1/8/2021).

Diakui Fitri, dengan kebiasaan membantu sesama dia merasakan betul indahnya berbagi, ia juga merasakan pendapatannya bertambah. Tak hanya itu, semua urusannya juga lancar dan dipermudah.

“Mungkin ini karena doa anak yatim dan fakir miskin sehingga segala urusan saya dipermudah dan diberi kelancaran,” tuturnya.

Meski sebagai BMI dan pandangan sebagian orang tentang penghasilan mereka tidak seberapa karena harus kerja banting tulang di negeri orang dan jauh dari keluarga untuk mendapat penghasilan, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk berbagi dan membantu sesama.

“Meski penghasilan kami jadi BMI kecil, namun dengan penghasilan yang ada kami merasa bersyukur dan Alhamdulillah bisa berbagi dengan menyisihkan sebagian rejeki untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” tutupnya. (WR-Al)