Manfaatkan Hasil Alam Desa Batu Mekar, Mahasiswa KKN UNRAM Ciptakan Produk Olahan Kopi

399

LOMBOK BARAT, Warta NTB – Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat adalah salah satu desa yang memiliki potensi alam atau Desa yang penghasilan alamnya masih sangat tinggi.

Salah satu hasil alam yang dimiliki adalah kopi, hal itulah yang menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataran (UNRAM) 2021 Posko Desa Batu Mekar. Kopi merupakan salah satu hasil alam yang sampai saat ini masih dikembangkan oleh masyarakat setempat.

Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara, khususnya di Desa Batu Mekar membudidayakan kopi jenis Robusta (Coffea Canephora), karena dari hasil wawancara dengan ketua kelompok tani bahwa kopi jenis Robusta lebih mudah dalam proses panen.

Proses pembuatan kopi di Desa Batu Mekar masih menggunakan cara tradisional, sebelum kopi dapat diminum melalui proses yang panjang, yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang kemudian dilakukan proses pengeringan atau penjemuran sebelum menjadi kopi gelondong.

Proses selanjutnya, yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi, yang membedakan kopi Desa Batu Mekar dengan kopi lainnya adalah dalam proses penyangraian menggunakan pasir bukan menggunakan beras, sehingga menghasilkan cita rasa kopi murni. Setelah penyangraian, biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Melihat potensi hasil kekayaan alam dari Desa Batu Mekar, akan sangat disayangkan apabila masyarakat di desa tersebut tidak berinisiatif khususnya para remaja untuk membuat variasi produk baru olahan dari kopi tersebut.

Oleh karena itu, program kerja mahasiswa KKN UNRAM 2021 di Desa Batu Mekar memfokuskan pada tema Kewirausahaan dengan program utama “Membuat produk variasi dan peningkatan nilai jual hasil kekayaan alam kopi di Desa Batu Mekar “.

Mengingat saat ini kita sedang berada di masa pandemi menyebabkan meningkatnya angka pengangguran khususnya dikalangan remaja yang baru akan mencari pekerjaan. Maka dari itu mahasiswa KKN Tematik UNRAM 2021 menciptakan program bersama para remaja dan ibu-ibu di Desa Batu Mekar untuk menciptakan suatu produk baru dengan memanfaatkan hasil kekayaan alam lokal, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai jual hasil kekayaan alam berupa kopi serta memberikan suatu produk baru yang dapat dimanfaatkan oleh para remaja dan masyarakat setempat untuk menciptakan suatu usaha baru.

Program KKN di Desa Batu Mekar mulai dilaksanakan sejak 21 Juni 2021 dan mendapatkan respon positif dari Kepala Desa Batu Mekar, Juminah.

‘’Semenjak gempa bumi dan ditambah lagi masa pandemi saat ini mengakibatkan perekonomian masyarakat mengalami penurunan drastis, sehingga saya mendukung program yang dijalani oleh Mahasiswa UNRAM sehingga bisa menjadi solusi untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat khususnya para remaja agar dapat menciptakan usaha mereka sendiri dengan bantuan dari Mahasiswa UNRAM terlebih lagi dengan menggunakan bahan pokok dari desa sendiri,” tuturnya Kades yang mendukung dalam acara sosialisasi program kerja mahasiswa KKN UNRAM 2021.

Sementara itu Ketua Kelompok KKN UNRAM I Gede Putu Laba Sepriyadi Sudhiarsana mengatakan, Inovasi baru yang telah diciptakan oleh kelompok KKN UNRAM yaitu Cookies Coffe dan minuman Say Coffe.

“Tujuan dari penciptaan produk ini yaitu bertujuan untuk memperbaiki perekonomian masyarakat desa yang menururun drastis,” katanya, kepada wartantb.com, Senin (2/8/2021).

Lembih lanjut Ketua kelompok KKN menuturkan, untuk memastikan agar inovasi produk yang dilakukan dapat dijalankan terus oleh desa mitra, kelompok KKN UNRAM melakukan pendampingan terhadap salah satu kelompok dari desa mitra, yaitu Karang Taruna dan kelompok Wanita Maju Mandiri.

Alasan kelompok tersebut dipilih terang dia, karena terdiri dari remaja milineal dan kelompok Wanita Maju Mandiri terdiri dari ibu-ibu yang sedang merajut usaha.

“Harapan dari kami sebagai kelompok KKN UNRAM adalah kegiatan usaha ini dapat terus berjalan dan berkembang sehingga dapat diangkat menjadi produk inovasi unggulan dengan berbahan dasar kopi di Desa Batu Mekar,” harapnya. (WR-02)