Polsek Monta dan Subsektor Wilamaci Gerebek Judi Sabung Ayam Saat Patroli Karhutla

1520

BIMA, Warta NTB – Ibarat pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui demikian giat yang dilaksanakan personel Polsek Monta dan Subsektor Wilamaci, Minggu (18/8/2019).

Patroli yang awalnya hanya memantau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), malah secara tak sengaja polisi menemukan arena judi sabung sabung ayam dan langsung menggerebeknya.

Kasubbag Humas Polres Bima Iptu Hanafi mengatakan, awalnya berdasarka pantauan Karhutla Lapan Fire Hotspot pukul 13.30 Wita bahwa telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Tolotangga, Kecamatan Monta.

Untuk memastikan kebakaran tersebut personil Polsek Monta dan Subsektor Wilamaci yang dipimpin Kapolsek Monta Iptu Takim langsung turun patroli untuk memastikan lokasi kebakaran hutan dan lahan.

Namun dalam perjalanan menuju lokasi, petugas mendapat informasi bahwa di belakang perkampungan Dusun Tanjung Mas, Desa Wilamaci ada sekelompok warga yang melakukan judi sabung ayam dan judi bola adil.

“Tak menunggu lama petugas langsung menuju lokasi, tetapi mengetahu polisi datang para penjudi lari berhamburan meninggalkan lokasi,” jelas Kasubbag.

Kata Hanafi, dari hasil penggerebekan petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu ekor ayam aduan, gelanggang ayam aduan, kurung ayam dan karpet serta satu unit meja judi bola adil.

“Semua barang bukti langsung dimusnahkan dan dibakar di TKP, sementara ayam aduan juga disembelih di TKP. Hal ini dilakukan agar para penjudi tidak lagi memanfaatkan sarana yang ada untuk kembali bermain” kata Hanafi.

Setelah melakukan penggerebekan, petugas kembali melakukan patroli karhutla dengan mendatangi kantor Desa Tolotangga, agar pemerintah desa memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Hanafi menambahkan, pada Pukul 16.30 Wita, Tim patroli melanjutkan mengecek Karhutla di Dusun Wane Desa Tolotangga dan menemukan titik api yang sengaja dibakar oleh pemilik lahan berlokasi di sebuah kebun di pinggir jalan menuju Dusun Wane.

“Untuk menghindari kebakaran agar tidak meluas, maka petugas memberikan imbauan kepada pemilik kebun, sehingga pembakaran lahan tersebut dipadamkan secara bersama-sama,” imbuhnya.

Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau, Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK melalui Kasubbag Humas mengimbau dan mengajak masyarakat agar meninggalkan tradisi melakukan pemotongan pohon kayu dan pembabatan hutan serta membakar ilalang dan semak belukar sebelum musim tanam menjelang turun hujan. (WR-Man)