Pilkada 2020, Partai Nasdem Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati “Tanpa Mahar”

907
Hafid, SE MH, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati Partai Nasdem.

BIMA, Warta NTB – Menjelang Pilkada serentak tahun 2020, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bima membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati Partai Nasdem, Hafid, SE MH mengatakan, penjaringan bakal calon dilakukan berdasarkan PO No 06 Tahun 2019, DPD Partai Nasdem Kabupaten Bima. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 23 September hingga 23 Oktober 2019.

“Pendaftaran dilakukan selama satu bulan penuh. Ini merupakan cara partai Nasdem untuk memilih Bakal Calon Bupati Bima yang memiliki elektabilitas tinggi,” katanya, Senin (23/9/2019).

Hafid mengatakan, nantinya untuk para bakal calon yang telah mendaftar akan dipilih oleh partai. Dengan beberapa kriteria antara lain memiliki integritas moral yang baik, tokoh populer, dan menjadi panutan masyarakat.

Selain itu, bakal calon bupati juga harus memiliki wawasan luas dan berpengalaman terutama di bidang sosial kemasyarakatan, memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, tidak tercela dan tidak cacat hukum.

“Bakal calon Bupati Bima harus memiliki elektabilitas tinggi secara nyata di publik serta mampu memberikan komitmen untuk memajukan Partai Nasdem secara totalitas,” ungkapnya dihadapan beberapa pengurus partai Nasdem.

Hafid menambahkan, pendaftaran bakal calon bupati nantinya tanpa mahar dan bebas uang pendaftaran. Ini merupakan langkah partai Nasdem untuk menjalankan amanat UU tentang pilkada terkait asas demokrasi dan sikap transparan partai politik untuk memperhatikan pendapat dan tanggapan masyarakat terkait penetapan bakal calon bupati oleh partai politik.

”Kami dari partai politik bertanggung jawab dalam rangka menetapkan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai kehendak masyarakat,” tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, pembukaan pendaftaran menjadi bagian terpenting dalam rangka menjaring figur pemimpin yang diharapkan masyarakat secara luas, maka sesuai PO No 06 Tahun 2019 dari DPD mengamanatkan agar DPD Kabupaten Bima segera mempersiapkan dan menyusun Pedoman Organisasi.

Selain itu, kata Hafid, dalam pertemuan internal Partai Nasdem beberapa waktu yang lalu juga didapatkan kesepakatan untuk memperjuangkan kader dari partai Nasdem sendiri, tetapi tidak tertutup ruang juga untuk para calon dari luar partai.

”Pemilihan kader sendiri dilakukan untuk mewujudkan eksitensi partai Nasdem sebagai partai politik yang mandiri, demokratis yang berotentasi pada gerakan perubahan sesuai motto partai Nasdem,” terangnya. (WR-Man)