Operasi Lilin Rinjani 2020 Berakhir, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di NTB Menurun

192
Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, S.IK

MATARAM, Warta NTB –  Operasi Lilin Rinjani 2020 dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru di Nusa Tengga Barat (NTB) berakhir. Operasi yang juga dilaksanakan secara serentak se-Indonesia yang digelar selama 15 hari mulai tanggal 21 Desember 2020, berakhir tanggal 4 Januari 2021.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Noviar, S.IK mengatakan, selain demi mewujudkan Kamseltibcarlantas dalam menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan, target operasi adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif selama pelaksanaa libur natal dan tahun baru.

Naviar menuturkan, selama berlangsungnya Operasi Lilin Rinjani 2020  di NTB terdapat penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Dari data Ditlantas Polda NTB tercatat 24 kejadian data itu menurun dibanding tahun 2019 yang tercatat sebanyak 28 kejadian.

“Artinya terjadi penurunan 4 kejadian jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebanyak 28 kejadian atau mengalami penurunan sebesar 14,29 persen,” ujarnya.

Sementara berdasarkan fatalitas korban laka lantas pada tahun 2020, korban meninggal dunia sebanyak 10 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan sebanyak 22 orang, sedangkan untuk tahun 2019 korban meninggal dunia 9 orang, luka berat 6 orang dan luka ringan 35 orang.

Noviar menjelaskan, dalam Operasi Lilin Rinjani 2020 di NTB, kepolisian bersama otoritas terkait juga menggelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 skala besar.

“Kepolisian ingin memastikan semua tempat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya di Gereja pada perayaan Natal kemarin, tempat-tempat wisata, tempat belanja, dan di berbagai titik keramaian lainnya,” katanya.

Dalam Operasi Lilin Rinjani 2020 selain memberikan imbauan dan penindakan, di hari terakhir petugas operasi juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami khusus memberikan Bansos berupa Paket Protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat di beberapa titik lokasi Operasi,” terang Noviar, Senin (4/1/2021).

Di masa pandemi Covid-19 ini, Noviar mengimbau masyarakat agar berfikir cerdas dan tetap taat mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 serta selalu menerapkan protokol kesehatan dalam berlalu lintas.

Noviar menambahkan, maka untuk menumbuhkan kesadaran dimulai dengan memberi pengetahuan, pemahaman dan penerimaan masyarakat akan mempengaruhi sikap dan perilaku sehingga memunculkan sikap yang  secara sadar untuk melaksanakan apa yang menjadi hak dan kewajiban serta tidak melanggar larangan.

“Hal tersebut sama dengan merubah pola dalam menumbuh kembangkan kesadaran tertib dan disiplin berlalulintas di era pandemi Covid-19 ” terangnya.  (WR-02)