Keren, Walikota Bima Sumbangkan Gaji dan Tunjangan Pada Warga Kurang Mampu

1761
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE bersama istri Hj. Ellya HM. Lutfi melakukan blusukan di Kelurahan Rabadompu Barat.

KOTA BIMA, Warta NTB – Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE atau yang dikenal dengan HML mungkin satu-satunya pemimpin daerah di NTB yang rela menyumbangkan gaji dan tunjangnya untuk rakyat. Pemimpin dermawan ini akan menyumbangka gaji dan tunjangannya selama satu tahun menjabat kepada warga Kota Bima yang membutuhkan.

Kegiatan blusukan yang dilakukan HML bersama istri tercinta Hj. Ellya HM. Lutfi yang juga merupakan ketua TP PKK Kota Bima, Sabtu (14/9/2019) sore disambut haru dan bahagia oleh masyarakat Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba yang menjadi lokasi pertama blusukan walikota bersama istri.

Pemimpin yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dua periode utasan partai Golongan Karya ini, memang sejak awal sudah meniatkan hati untuk membangun Kota Bima.

Meski di tengah dinamika dan hujatan yang ditujukan kepada dirinya, HML terus melangkah dan terus menunjukan niat dan ketulusannya untuk membangun kesejahteraan masyarakat Kota Bima yang dipimpinnya.

HML mengatakan, sejak awal kami sudah meniatkan memimpin Kota Bima untuk rakyat dan akan berbuat apa saja untuk kebutuhan rakyat karena sejatinya kehadiran seorang pemimpin adalah mampu mamberikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

“Saya turun memimpin di Kota Bima untuk rakyat saya dan saya akan berbuat apa saja untuk rakyat saya di Kota Bima,” katanya.

Selain itu, kata HML, untuk setiap keluarahan akan dibuat Rumah Aspirasi. Fungsi rumah aspirasi adalah sebagai tempat membimbing, mengajarkan serta mengarahkan masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi menuju kesejahteraan.

“Nanti di rumah aspirasi dalam satu harinya akan dihadirkan dokter untuk memeriksa kesehatan masyarakat secara gratis. Begitupun dengan ibu-ibu yang melahirkan, begitu dilaporkan anak yang baru lahir akan langsung dibuatkan akta kelahiran,” terangnya.

HML menjelaskan, di Kota Bima sendiri pada tahun 2019 telah dibentuk empat rumah aspirasi yang akan menjadi contoh bagi kelurahan lain, yakni di Kelurahan Rabadompu Barat, Kelurahan Ntobo, Kelurahan Penatoi dan Kelurahan Rabangodu Selatan.

“InsyaAllah di Tahun 2020, Rumah Aspirasi akan dibentuk di semua kelurahan di Kota Bima,” ungkapnya.

Selain itu di sela bluskannya, HML menyampaikan, bagi masyarakat kurang mampu akan dibuatkan kartu BPJS Kesehatannya karena pemerintah Kota Bima telah menganggarkan dana 1 miliar pertahun untuk membayar iuran BPJS masyarakat kurang mampu.

Muhtar salah satu warga Rabadompu Barat yang ditemui di lokasi mengaku sangat terharu dan bangga memiliki pemimpin seperti HML karena apa yang dilakukan HML bersama istri adalah sesuatu yang jarang dilakukan oleh pemimpin daerah. “Ini cukup luar biasa, pemimpin yang sangat peduli terhadap rakyatnya,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Chasman salah satu pengurus partai Hanura Kota Bima menuturkan, sebagai partai pengusung mereka memiliki kewajiban untuk mengawal kebijakan-kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima.

“Ketika ada kebijakan yang Pro Rakyat tentu tidak ada satu alasan bagi kami untuk tidak mendukung,” tuturnya.

Selain itu, Ketua Yayasan Al Muhsinin Muhammad Makdis, ST menyampaikan apresiasi atas apa yang dilakukan walikota dan istrinya karena di dalam harta kita terdapat hak orang lain terutama warga kurang mampu.

“Sebagai yayasan peduli kemanusiaan kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan walikota dan juga istri. Seperti inilah seharusnya seorang pemimpin yang sangat peduli terhadap rakyatnya dan bisa kita sebut sebagai Walikota Rakyat,” pungkasnya.

Tercatat, di Indonesia ada empat orang yang pernah melakukan hal tersebut, termasuk di antaranya Presiden RI Ir H Jokowi ketika menjabat Wali Kota Solo, Sandiaga Uno, Dahlan Iskan dan Bupati Maluku Utara. Hanya saja yang berbeda dari Wali Kota Bima menghabiskan gaji dan tunjangan untuk rakyatnya. 

Pantauan di lokasi, walikota bersama istri terlihat akrab dengan rakyatnya seakan tidak ada sekat antara pemimpin dengan rakyat mereka berbaur dengan suka cita karena bagi masyarakat jarang sekali menemukan pemimpin yang turun langsung melihat keadaan rakyatnya.

Dalam momen tersebut beberapa warga menyempatkan diri foto dan selfie bersama dengan walikota dan istri. Sesekali sebagai seoarang ibu istri walikota Hj. Ellya terlihat menggendong anak-anak yang ada di lokasi. (WR-Man)   

Foto kegiatan blusukan yang dilakukan walikota bersama istri:

Kedekatan Hj. Ellya dengan masyarakat