Danrem 162/WB Paparkan Proses Pelayanan Terpadu Rehab Rekon di Hadapan Presiden

517
Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos SH M.Han memaparkan proses pelayanan terpadu rehab rekon di hadapan presiden RI Ir. Joko Widodo.

MATARAM, Warta NTB  – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos SH M.Han memaparkan proses pelayanan terpadu Rehabilitasi dan Rekonstruksi  (Rehab Rekon) pasca gempa di hadapan Presiden RI Ir. Joko Widodo saat berkunjung di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/3/2019).

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Pulau Lombok dalam rangka memastikan proses percepatan rehab rekon pasca gempa berjalan dengan baik sekaligus bertatap muka dengan masyarakat penerima bantuan stimulan rumah rusak ringan, sedang dan rumah rusak berat.

Di hadapan Presiden, Danrem 162/WB memaparkan tentang tahapan-tahapan pencairan bantuan yang sudah disederhanakan sehingga lebih efektif dan efisien.

Adapun tahapan-tahapan yang dimaksudkan antara lain korban gempa yang sudah memperoleh SK Bupati/Walikota membentuk Pokmas, fasilitator dan tim pendamping masyarakat sesuai dengan jenis kerusakan, menyiapkan kelengkapan adminsitrasi dan rencana anggaran biaya (RAB), persetujuan BPBD dan Dinas Perkim yang dilanjutkan pemeriksaan administrasi oleh Bank BRI sebelum pencairan.

“Apabila pihak Bank BRI sudah melakukan pemeriksaan dan dianggap lengkap sesuai dengan ketentuan, maka pihak BRI melakukan penerbitan buku tabungan untuk selanjutnya dilakukan proses pencairan pelayanan satu pintu di masing-masing kecamatan,” jelas Danrem.

Setelah dilakukan pencairan dana bantuan stimulan, lanjut Danrem, dana tersebut langsung diserahkan oleh Pokmas kepada Aplikator sebagai pihak ketiga untuk penyiapan material dan selanjutnya dilakukan perbaikan dan pembangunan rumah sesuai dengan pilihan korban dimasing-masing Pokmas.

Selain itu, tambah Kolonel Ahmad Rizal, pihaknya bersama BPBD dan Dinas Perkim da instansi terkait membuat fakta integritas dengan para Aplikator yag melibatkan LPJK selaku lembaga pengembangan jasa konstruksi.

Usai mendengarkan pemaparan Danrem dan bertatap muka dengan masyarakat penerima bantuan, Presiden RI bersama rombongan kemudian menuju Masjid Nurul YaqinBertais Kecamatan Sandubaya untuk melaksanakan Sholat Jumat dan dilanjutkan peninjauan pembagunan Huntap di Desa Pengempel, Kota Mataram. (WR)