Cegah Corona, Pendatang di Desa Tente Didata dan Rumahnya Dipasang Stiker Karantina

708
Pendataan dan pemasangan stiker karantina yang dilakukan Banbisa Desa Tente Serka Fariz bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Desa Tente, Rabu (22/4/2020).

BIMA, Warta NTB – Sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Banbisa Desa Tente Serka Fariz bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 desa setempat, Rabu (22/4/2020)  malam, melakukan pendataan  dan pemasangan stiker karantina  di rumah-rumah  warga yang baru pulang dari luar daerah maupun  luar negeri.

Serka  Fariz  mengatakan,  pemasangan stiker Health Alert Card  (HAC) atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan dilakakukan untuk memastikan warga yang telah melakukan perjalanan ke luar daerah benar-benar melakukan karantina mandiri selama 14 hari sesuai anjuran pemerintah.

“Di kartu HAC memuat nama, alamat, tempat tanggal lahir dan waktu karantina, sehingga Tim Gugus Covid-19 desa lebih  mudah memantau keadaan kesehatan warga pendatang tiap harinya dan kalau memang sudah selesai  masa  karantina dan tidak ada gejala warga tersebut sudah bisa berbaur dan menjalankan  aktivitas sehari-hari,” katanya.

Babinsa yang dikenal memiliki jiwa membangun dan kepekan sosial ini mengaku, inisiatif membuat stiker bertujuan untuk  membatu memudahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Desa Tente dalam melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap warga yang sedang menjalani karantina mandiri usai melakukan perjalanan.

“Harapannya waga bisa melakukan  karantina dengan baik sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah yakni selama 14 hari. Dengan demikian, maka  penularan virus  corona dapat dicegah,” ujarnya.

Selain pemasangan stiker, koordinasi unsur masyarakat dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 juga tetap intens dilakukan dengan tetap memberikan imbauan kepada masyarakat  selama  pandemi corona agar tetap mengikuti imbauan  pemerintah seperti menjauhi kerumunan, menjaga jarak,   sering mencuci tangan pakai sabun.

“Kami juga tetap mengimbau  dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak keluar rumah dan melakukan perjanan jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak dan apabila terpaksa harus menggunakan masker saat keluar rumah,” ingatnya.

Selain kewaspadaan terhadap Covid-19, Babinsa Tente juga menghimbau kepada warga Tente agar menjaga kebersihan rumah dan pekarangan, jangan sampai warga terkena Demam Berdarah.

“Selain mewaspadai corona masyarakat juga tetap harus waspada terhadap serangan penyakit lainnya seperti DBD  dengan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar,” imbaunya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Tente Azhar, SE menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang telah berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Corona di Desa Tente.

“Semoga dengan berbagai upaya penanggulangan bersama yang  dilakukan dapat mencegah penularan dan penyebaran virus corona di tengah masyarakat kita dan untuk memutus mata ranti penyebaran covid dibutuhkan kebersamaan dan kesadaran bersama, untuk  itu  mari kita melawan Covid dengan kebersamaan,” ajaknya. (WR-Man)