Warga Dompu Digegerkan Dengan Penemuan Sosok Mayat Laki-laki Mengambang di Sungai

1921
Sosok mayat laki-laki yang ditemukan seorang nelayan sedang mengambang di aliran sungai So Asa Dungga, Dusun Mbawi, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Minggu (6/12/2020).

DOMPU, Warta NTB – Sesosok mayat laki-laki ditemukan nelayan mengambang di aliran sungai So Asa Dungga, Dusun Mbawi, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu sekira pukul 10.30 Wita Minggu (6/12/2020). Penemuan mayat itu sempat membuat warga setempat geger.

Mayat laki-laki yang diketahui bernama Abdul Aziz (52) merupakan warga Lingkungan Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, pertama kali ditemukan oleh M. Saleh seorang nelayan yang hendak mencari ikan di sekitar aliran sungai.

Terkait penemuan mayat tersebut, Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah megungkapkan, mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mencari ikan.

“Saat berada di sekitar aliran sungai So Asa Dungga, tiba-tiba nelayan itu dikagetkan dengan melihat sosok mayat laki-laki yang sedang mengambang di atas permukaan air, peristiwa itu lalu ia beritahukan kepada warga lain yang kemudian mengevakuasi mayat korban,” ungkapnya.

Oleh masyarakat sekitar, kata Hujaifah, langsung melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Dompu yang kemudian Kapolsek Dompu dan anggotanya bersama Tim Inavis Satuan Reskrim Polres Dompu menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RSUD Dompu untuk dilakukan visum dan atopsi.

“Dari hasil visum luar Tim Medis RSUD Dompu menerangkan bahwa luka yang dialami korban hanya terdapat luka lecet akibat benda tumpul dan luka tersebut tidak menyebabkan korban meninggal dunia,” katanya.

Selain itu, tambah Hujaifah, berdasarkan pengakuan saudaranya M. Amin bahwa korban memiliki sedikit gangguan jiwa dan tidak bisa berenang. Diduga korban jatuh terpeleset ke sungai pada Sabtu sore saat buang air besar ke sungai karena itu kebiasaannyaberhubung korban tidak memiliki WC atau kamar mandi di rumah.

“Kemungkinan korban terpeleset dan jatuh ke sungai, namun karena tidak bisa berenang sehingga korban tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai. Atas kejadian itu keluarga korban mengikhlaskannya sebagai musibah,” tutupnya. (WR-Al)