Walikota Tandatangani Nota Kesepahaman dengan BPS

1049

Kota Bima, wartantb.com – Pemerintah Kota Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati kerjasama tentang pengelolaan data informasi pembangunan daerah. Kerjasama ini dimaksudkan demi terwujudnya kolaborasi yang harmonis dalam menunjang tugas pokok dan fungsi kedua pihak, terutama dalam koordinasi penyelenggaraan statistik sektoral.

Kerjasama dimaksud dituangkan dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Walikota Bima M. Qurais H. Abidin dengan Kepala BPS Kota Bima Joko Pitoyo Novarudin di ruang kerja Walikota, Senin (20/3/2017).

Penandatanganan disaksikan Plt. Sekretaris Daerah Drs. Mukhtar, MH, Asisten (II) Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BPBD Kota Bima, Kepala Dinas Statistik Kota Bima dan Kabag Ekonomi Setda Kota Bima.

Kepala BPS Kota Bima menyampaikan, penandatanganan MoU ini selain untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan statistik sektoral, juga untuk membangun sinergi dalam pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung pengelolaan data dan informasi pembangunan daerah Kota Bima.

“Hasil yang diharapkan dari kesepakatan ini adalah tersedianya data/informasi statistik yang lengkap, mutakhir, konsisten dan berkesinambungan sebagai bahan perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kota Bima,” jelas Kepala BPS Kota Bima Ir. Imam Ahmad BP.

Ruang lingkup MoU meliputi: (1) pengumpulan, pengolahan, analisis data dan informasi statistik; (2) penyediaan serta pemanfaatan data dan informasi statistik; serta (3) pembinaan sistem statistik sektoral.

Walikota menjelaskan, dalam membuat kebijakan dibutuhkan akurasi data sebagai acuan untuk memetakan berbagai persoalan. Terlebih lagi, setelah terjadinya banjir ada perubahan data baik angka kemiskinan, tingkat perekonomian dan sebagainya. Data yang akurat mutlak diperlukan agar pemerintah paham mengenai kondisi warganya

“Saya berharap nota kesepahaman ini dapat meningkatkan kinerja Dinas Statistik khususnya dalam proses pengumpulan data terbaru terutama dampak terjadinya banjir pada Desember 2016 lalu,” ujar Walikota. (WR-Hum)