Wakil Walikota Bima Jadi Irup Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 111

1356
Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH menjadi Inspektur Upacara Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 Tingkat Kota Bima Tahun 2019.

KOTA BIMA, Warta NTB – Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 Tingkat Kota Bima Tahun 2019.

Upacara yang dilaksanakan di halaman Kantor Walikota Bima, Senin (20/5/2019) diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara di seluruh satuan kerja perangkat daerah Kota Bima. Hadir juga pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Staf Ahli Walikota Bima, Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah Lingkup Pemerintah Kota Bima, dan Ketua Iswara Kota Bima.

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111 kali ini mengusung tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Wakil walikota Bima membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara. Dalam sambutanya berisi mengenai Sumpah Palapa merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia.

Ia menambahkan, peringatan hari Kebangkitan Nasional ke 111 ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut.Wilayah nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita semua berada dalam situasa pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian masyarakat kita.Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam Pemilu, namun setiap pemilihan pasti kita niatkan untuk bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan kita,” ucap Wakil Walikota dalam sambutannya.

Ia mengatakan pada ujung bulan Ramadhan agar kiranya bisa seperti Mahapatih Gajah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara sekitar. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah.

Dalam sambutannya Wakil Walikota tak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk memperbaharui semangat gotong-royong dan kolaborasi. Baginya, sampai kapan pun semangat ini akan senantiasa relevan, bahkan semakin mendesak sebagai sebuah tuntutan zaman yang sarat dengan berbagai perubahan. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja.

“Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan, dengan memperbaharui semangat gotong royong dan kolaborasi, sebagai kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global,” ujarnya dalam membacakan sambutan Menteri Kominfo RI. (WR-Jul)