[Video] Mobil Avanza Jatuh ke Jurang Sedalam 50 Meter di Kwangko Dompu

678

DOMPU, Warta NTB – Sebuah mobil toyota avanza yang melaju dari arah Dompu menuju Sumbawa terjun ke jurang sedalam 50 meter setelah hilang kendali.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di sebuah tikungan sebelum kilomter 116 Dusun Karara Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat sekitar pukul 07.30 Wita Sabtu (26/12/2020).

Kapolsek Manggelewa, Iptu Rodolfo bersama anggota yang mendapat kabar terkait kecelakaan lalulintas tersebut langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi terhadap korban.

Beruntung korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.

Sopir toyota avanza warna merah metalik dengan nomor polisi F 1243 JD yang jatuh ke jurang sedalam 50 meter itu, diketahui bernama Edi M Daman 34 tahun warga Dusun Brang Kasaming Desa Bunga Eja Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, peristiwa kecelaakaan itu diduga akibat sopir mengantuk dan hilang kendali saat melewati tikungan.

Akibatnya mobil avansa yang dikendarai oleh korban terjun bebas ke jurang sedalam 50 meter. Mendapat informasi itu Kapolsek Manggelewa dan anggota langsung terjun ke lokasi memeriksa dan melakukan evakuasi terhadap korban.

Meski medan yang cukup curam dan dalam, personel Polsek Manggelewa berhasil mengevakuasi korban dengan selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.

Masih Kata Kapolres melalui Paur Subbag Humas, selain mengevakuasi korban, personel polsek manggelewa juga berupaya mengevakuasi mobil korban, namun karena medan yang cukup curam dan lokasi jatuhnya mobil cukup dalam sehingga anggota kesulitan untuk melakukan proses evakuasi. Untuk itu diperlukan mobil derek yang akan menarik mobil korban agar bisa keluar dari jurang.

Selain itu, untuk mecegah hal-hal yang tidak diinginkan, polisi juga mengamankan barang berharga milik korban di lokasi jatuhnya mobil.

Agar peristiwa yang sama tidak terulang, Kapolres mengimbau kepada pengguna jalan, agar lebih berhati-hati, jika kecapaian atau ngantuk jangan paksa mengendara. Beristirahanlah sejenak sembari memulihkan tenaga.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati hati saat melewati tanjakan nanga tumpu karena pada musum hujan tebing dan bebatuan di sekitar nanga tumpu rawan longsor.

“Mari kita lebih berhati-hati dan waspada demi keselamatan dalam berlalu lintas,” kata Kapolres melalui Paur Subbag Humas. (WR-Al)