Tingkatkan Kemampuan, Parjurit Korem 162/WB Lakukan Latihan Menembak

844
Latihan menembak senjata ringan prajurit Korem 162/WB yang digelar di lapangan tembak Batayon Infanteri 742/SWY, Gebang Mataram.

MATARAM, Warta NTB – Program latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) bagi satuan kewilayahan dilaksanakan setiap triwulan. Sejak kemarin, Selasa (13/11/2018) selama 3 hari, Korem menggelar latihan menembak di lapangan tembak Batayon Infanteri 742/SWY, Gebang Mataram.

Sebelum memulai latihan, Komandan latihan melakukan pengecekan personel dan Pendukung memberikan pengarahan maupun penekanan baik kepada Peserta maupun pendukung tentang tahapan latihan, serta ketentuan selama proses latihan menembak untuk menghindari adanya kesalahan sekecil apapun, sehingga Pelaksanaan latihan diharapkan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman.

Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan S.Sos mengatakan, kegiatan latihan bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit  dalam hal menembak menggunakan peluru tajam yang telah disiapkan penyelenggara latihan.

“Jumlah personel dihadapkan dengan banyaknya kegiatan jadi pelaksanaan latihan dibagi menjadi beberapa gelombang sehingga semuanya harus melaksanakan latihan,” kata Dahlan.

Sesuai dengan ketentuan dalam direktif latihan, diharapkan  seluruh prajurit dapat memanfaatkan latihan ini dengan sebaik baiknya sehingga kemampuan dapat terpelihara bahkan ditingkatkan walau dengan keterbatasan  munisi latihan, hal itu bukan kendala justru menjadi pemacu untuk latihan lebih baik serta dapat mencapai hasil maksimal

Dahlan menjelaskan, seluruh satuan jajaran Korem akan mengikuti latihan menembak dengan jadwal yang telah disusun masing masing satuan dan diharapkan seluruh Program dapat dilaksanakan tepat waktu. Untuk itu pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan antar staf guna menghindari tabrakan waktu pelaksanaan.

Mantan Danramil Monta ini menyampaikan agar seluruh satuan jajaran Korem yang  menggelar latihan triwulan IV tahun 2018, tetap memperhatikan faktor keamanan baik sebelum latihan, saat latihan maupun setelah latihan.

“Dalam setiap latihan yang perlu diperhatikan adalah faktor keamanan karena keberhasilan penyelenggaraan latihan salah satu ukurannya adalah Faktor keamanan,” tutup Dahlan. (WR)