TGB Unjuk Keboleh Pantun di Hadapan Ribuan Masyarakat Aceh

761
"Dari teladan itu, kita bangun tempat atau kota kita masing-masing dengan 4 contoh dari Rasulullah saat membangun dan menerangi kota Madinah," pesan TGB.

MEDAN, Warta NTB — Gubernur NTB, TGB. Dr. M. Zainul Majdi menunjukkan keahlian berpantun di hadapan ribuan masyarakat Aceh. Gubernur peraih ratusan penghargaan tersebut menunjukkan kemampuan itu saat Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1439 H dan Pelantikan DPD Aceh, di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (24/2/2018).

Pada acara yang bertema “Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Teladani Semangat Perjuangan Rasulullah Demi Kemajuan Aceh Sepakat dan Masyarakat yang Lebih Bermartabat”, TGB menyampaikan pantun berikut.

Berangkat ke Medan bersama Ikhwan
Bersua sahabat dan kerabat sekalian
Silaturrahim Aceh Sepakat membawa Ikhsan
Kokohkan semangat ghirah kebangsaan

Nanggroe Aceh marwah Indonesia
Kokoh tegak jasa pahlawannya
Nafas Islam isi lahir batinnya
Itulah harta tak ternilai harganya

Himpun diri dalam Aceh Sepakat
Selangkah seayun komponen umat
Dengan Maulid berharap syafaat
Agar pelosok negeri makin bermartabat

La qad jaa-akum ayat mulia
Akhlak Rasul tergambar nyata
Tuntunan Allah sepanjang masa
Agar selamat sejahtera sentosa

Kemampuan TGB berpantun tersebut disambut tepuk tangan meriah ribuan masyarakat Aceh yang hadir.

Selanjutnya dalam tausiyahnya, Gubernur Ahli Tafsir Al-Qur’an tersebut menyampaikan empat pelajaran kebaikan dalam perilaku sehari-hari Rasulullah yang wajib kita teladani.

Pertama, di manapun kita hidup, selalu junjung tinggi  dan hormati adat istiadat serta kebaikan yang ada di situ, yang tentunya tak bertentangan dengan ajaran dan nilai agama yang kita pegang teguh.

Kedua, aktivitas harian Rasulullah adalah memastikan semua orang di sekitarnya tak pernah terjebak dalam kesulitan. Kalau perlu menolong untuk melapangkan setiap kesempitan hidupnya.

Ketiga, Rasulullah selalu mengarahkan umatnya kepada setiap kemudahan dan kemajuan. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok hari harus lebih baik daripada hari ini. Rasulullah adalah pelopor atas segala perbuatan baik bagi seluruh masyarakat sekitarnya. Beliau kata TGB menjadi trendsetter atas setiap kebaikan untuk generasi selanjutnya.

Dan keempat, Rasulullah adalah orang yang paling cepat tersentuh hatinya. Keras hati tak pernah ada dalam kamus hidupnya, dengan catatan tak melanggar nilai-nilai Islam dan etika yang berlaku.

Dari 4 pelajaran kebaikan dari Rasulullah itulah, yang mendorong Kota Madinah menjadi sumber awal kemajuan peradaban Islam, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Termasuk di Indonesia.

“Dari teladan itu, kita bangun tempat atau kota kita masing-masing dengan 4 contoh dari Rasulullah saat membangun dan menerangi kota Madinah,” pesan TGB. [WR/H]