TGB Berharap, Bupati/Walikota Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkeadilan

864
Prosesi penyerahan DIPA Petikan APBN 2018 di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Jumat (15/12/2017).

Mataram, Warta NTB — Gubernur NTB, Dr. TGH, M. Zainul Majdi mengingatkan kepada seluruh Kuasa Pengguna Anggaran untuk mengambil pelajaran dari masa lalu terkait penyusunan program dan pengalokasian anggarannya. Yakni, seluruh program yang disusun harus bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga anggaran yang dialokasikan ke program tersebut benar-benar berkualitas.

Hal itu diungkapkan Gubernur yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) saat prosesi penyerahan DIPA Petikan APBN 2018 di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Jumat (15/12/2017).

“Jangan sampai uang yang besar jumlahnya secara formal tertulis dalam dokumen, tetapi tidak dapat tersentuh kemanfaatannya oleh masyarakat, karena hanya tersimpan di institusi keuangan, seperti bank,” kata TGB.

Untuk itu, Ia harap seluruh pemangku kebijakan untuk amanah dalam melaksakan program pembangunan dan memastikan jumlah yang besar itu bisa kembali dalam bentuk program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Usai menyerahkan dokumen  petikan DIPA 2018, dana transfer daerah dan dana desa, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergitas, konsistensi dan sikap konsekuen dalam menjalankan anggaran, mengingat pemerintahan adalah sistem yang terintegrasi, mulai dari pusat ke daerah, termasuk hingga ke ujung tombak pemerintahan di desa.

Dalam menjalankan APBD 2018, penyelenggara pemerintahan khususnya bupati/walikota juga dihimbau untuk terus memantau, menyisir dan mengevaluasi keseluruhan itemnya, guna terpenuhi kriteria tujuan  APBD 2018, yakni menjadi instrumen pertumbuhan yang berkeadilan. [WR-01]