Terlibat Narkoba 1 Pelajar dan 3 Pemuda Ditangkap Polisi di Bolo

1179

BIMA, Warta NTB – Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bima bersama personel Polsek Bolo sekitar pukul 21:30 Wita, Jumat (9/8/2019) berhasil megungkap peredaran Narkoba jenis sabu di Desa Leu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Mereka yang ditangkap masing masing berinisial S (23) warga Desa Risa, Kecamatan Woha, MZ (19) warga Desa Pandai dan H (14) pelajar warga Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima dan FF (26) warga Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK melalui Kasubbag Humas Iptu Hanafi menjelaskan, pengungkapan kasus Narkoba di Bolo berawal saat personel Polsek Bolo SPKT II yang dipimpin Bripka Sehendra melakukan penangkapan terhadap Paro warga Desa Dadibou, Kecamatan Woha DPO curanmor Polsek Woha.

Dari informasi yang diterima bahwa Paro sering menginap di rumah Zulkarnai alias Kole warga RT.12, Desa Leu, Kecamatan Bolo. Namun saat Polsek Bolo melakukan penggerebekan tidak menemukan tersangka, malah menemukan 4 orang pemuda yang diduga sedang pesta narkoba di rumah tersebut.

“Selanjutnya personel Polsek Bolo langsung melakukan penggeledahan terhadap empat pemuda itu dan menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu dan bukti pendukung lain,” jelas Kasubag.

Adapun barang bukti yang ditemukan antara lain, tiga poket sabu, satu buah bong, satu unit sepeda motor vario warnah merah, uang tunai Rp 4,9 juta dari tersangka S dan Rp 500 ribu dari tersangka FF serta tiga unit handphone merek xiomi milik FF, Nokia milik S dan LG milik H.

“Setelah penggeledahan tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Mako Polsek Bolo,” ungkapnya.

Kata Hanafi, setelah berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti, Kapolsek Bolo Iptu Juanda langsung menghubungi Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bima

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bima untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” paparnya.

Kasubbag menambahkan, di saat penangkapan terhadap empat orang tersangka, pemilik rumah Zulkarnai alias Kole melarikan diri. “Pemilik rumah berhasil melarikan diri karena saat itu ia sedang berada di luar rumah,” tambahnya. (WR-Man)