Temui Massa Aksi, Bupati Bima Siap Mendukung Perjuangan HK2

1364
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE menemui massa aksi Forum honorer kategori dua.

BIMA, Warta NTB – Tuntutan ribuan massa aksi yang  tergabung dalam Forum Honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Bima yang menggelar demonstrasi di depan kantor Bupati Bima, Selasa (30/10/2018) langsung direspon Bupati Bima dengan menemui para massa aksi.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE sepertinya tak ingin berlama-lama membiarkan harapan HK2 yang ingin menemui dan mendengarkan pernyataan sikapnya. Bergegas dari ruang kerjanya, dikawal beberapa anggota Polisi dan Sat Pol PP, Bupati berjalan kaki menuju pintu gerbang yang jaraknya puluhan meter untuk menemui para honorer K2 yang telah menunggunya di luar gerbang.

Kehadiran bupati disambut suka cita ribuan honorer K2 yang berasal dari 18 kecamatan se Kabupaten Bima itu. Di tengah ribuan massa aksi, Bupati Bima menyatakan sikap pemerintah Kabupaten Bima siap mendukung perjuangan HK2 dan akan selalu berada di belakang perjuangan HK2 Kabupaten Bima.

“Kami sebagai pemerintah akan mensuport dan selalu ada di belakang perjuangan teman-teman sekalian, tetapi tentunya harus secara prosedural,” kata bupati.

Bupati Bima menyampaikan, berdasarkan hasil kesepakatan perwakilan Forum HK2 dengan beberapa pejabat Kabupaten Bima sebelumnya,  pemerintah kabupaten telah bersurat ke pemerintah pusat dan surat itu ditembuskan juga kepada teman-teman forum HK2 Kabupaten Bima.

“Itu semua adalah bagian dari ikhtiar kita bersama. Oleh karena itu hari ini teman-teman sudah menunjukan rasa kebersamaan, solidaridas dan usaha untuk mencapai apa yang diharapkan bersama,” ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, untuk memperjuangkan nasib HK2 beberapa waktu yang lalu juga telah dibahas melalui forum bupati. Ia mengakui aspirasi HK2 sebelumnya telah disampaikan dan sudah ditindak lanjuti oleh ketua forum.

“Kita semua berharap apa yang disuarakan hari ini dapat didengar dan bagi para pengambil kebijakan terketuk hatinya untuk memperhatikan nasib Honor K2 hari ini,” ucap Bupati.

Bupati Bima berharap, kepada semua honorer K2 yang hadir maupun yang tidak hadir agar tetap memberikan pelayanan yang baik. Terlepas dari tingkat kesejahteraan yang ada karena masyarakat masih sangat membutuhkan kerja dan pelayanan dari kita semua.

“Saya harap aksi yang berjalan dengan tertib ini bisa dikalawal dengan baik hingga semuanya bisa kembali ke desa dan kecamatan masing-masing dan kembali bekerja seperti biasa,” harapnya.

Bupati perempuan pertama di NTB ini, mengakui sangat memahami apa yang menjadi jeritan hati dan keingin dalam perjuangan honorer K2 di Kabupaten Bima.

“Saya memahami apa yang menjadi jeritan hati dan keinginan saudara-saudara ku semua. Tetapi tentunya pemerintah daerah juga memiliki keterbatasan dalam menentukan kebijakan yang diatur oleh pusat,”  ungkapnya.

Ia pun meyakinkan kepada forum HK2 yang ada  untuk tetap menjalin komuniksi dengan pemerintah daerah, melalui dinas tehnis terkait untuk memperjuangkan apa yang menjadi harapan HK2 Kabupaten Bima dan HK2 seluruh ndonesia.

“Terimakasih sekali lagi kepada seluruh keluarga yang hadir hari ini, terutama yang sudah mengawal sehingga aksi ini menjadi aksi yang damai dan membanggakan bagi kita semua,” ucapnya.

Sebelum menutup pernyataanya, bupati meminta kepada salah satu perwakilan HK2 yang ada untuk mengakhirinya dengan doa bersama agar apa yang diikhtiarkan dan diperjuangkan diijabah dan mendapat ridho dari Allah SWT. (WR)