Tancap Gas, Awal Tahun Polresta Mataram Tangkap Tiga Pengedar Narkoba

531
Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi melakukan rilis penangkapan tiga orang pengedar narkoba, Kamis (7/1/2021).

MATARAM, Warta NTB –  Polresta Mataram serius memberantas tindak penyalahgunaan narkotika. Di awal tahun 2021 ini Sat Resnarkoba Polresta Mataram langsung tancap gas memerangi penyalahgunaan Narkotika beberapa penyalahguna narkoba telah ditangkap.

Salah satunya dengan menangkap tiga orang yang diduga sebagai pengedar Narkotika jenis Sabu di wilayah setempat. Mereka yang ditangkap masing-masing berinisial ZI (33) dan HH (18), keduanya warga Lingkungan Kebun Bawak Nurul Yaqin, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan Kota Mataram dan SI (49 tahun) warga Karang Bagu Kelurahan Karang Taliwang, Kota Mataram.

“Ada tiga orang penyalahguna Narkotika jenis Sabu yang kami amankan. Diduga mereka mengedarkan Sabu,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, Kamis (7/1/2021).

Ketiganya ditangkap didua lokasi berbeda. Awalnya Sat Resnarkoba Polresta Mataram menangkap ZI dan HH sekitar pukul 12.00 Wita, Senin (4/1/2021). Diawali dengan penyelidikan tentang informasi penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Kebun Bawak Nurul Yaqin.

“Dari hasil penggeledaan badan keduanya, petugas mendapatkan 13 poket kristal bening diduga Sabu seberat 4,36 gram. Penggeledahan dilanjutkan dikediaman ZI dan mendapatkan alat hisap Sabu, timbangan elektronik serta uang tunai,” jelasnya.

Berbekal dari keterangan kedua pelaku. Lanjutnya, pengungkapan sabu itu langsung dikembangkan. Petugas beranjak menuju Karang Bagu. Tanpa waktu lama di hari yang sama petugas menangkap SI dan langsung dilakukan penggeledahan badan.

“Di kantong celana pelaku ditemukan 20 klip plastik bening berisikan sabu seberat 5,88 gram. Uang tunai Rp 1,9 juta yang diduga hasil transaksi. Penggeledahan dilanjutkan dikediaman pelaku dengan nihil barang bukti Sabu dan didapati uang tunai  Rp 9,5 juta yang diduga hasil transaksi Sabu,’’ tuturnya.

Kini pengembangan dilakukan petugas. Ketiganya diamankan di Mapolresta Mataram untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita kembangkan ini jaringannya kemana. Sudah berapa lama juga mereka transaksi dan sebagainya,’’ kata Heri.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 132 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman lima tahun penjara. (WR-02)