Tak Miliki Biaya, Kakek Penderita Gagal Ginjal Asal Desa Runggu Butuh Biaya Berobat

490
Kekek Hima butuh biaya berobat. Kondisinya kian hari kian memprihatinkan.

BIMA, Warta NTB – Malang nian nasib Kakek Abdurahman Murtala atau biasa disapa Kekek Hima (60) Warga Desa Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Pria ini didiagnosa mengalami penyakit gagal ginjal sejak Januari tahun 2020 lalu. Akibat keterbatasan biaya terpaksa ia dirawat di rumah dan menahan rasa sakit tanpa ada pendampingan tenaga medis.

Karena tidak mendapat pengobatan yang memadai, kian hari penyakit yang diderita terus menggerogoti tubuhnya. Bahkan akibat gagal ginjal yang dialami sekujur tubuhnya pria paruh baya ini mengalami pembengkakan.

“Awalnya kakek merasa sakit pinggang terasa remuk, semua terasa bengkak bahkan perut membesar,” jelas adik kandung Kakek Hima, Sarinah di rumahnya, Sabtu (20/2/2021).

Petani serabutan ini, sejak tahun 1991 bekerja di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu sebagai penjaga kebun, milik salah satu Bule. Lantaran penyakit yang dialaminya semakin parah, dirinya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman desa Runggu dibantu adiknya.

Sarinah mengungkapkan, awal mula datangnya penyakit Kakek Hima karena diduga tak sengaja meminum solar yang berada dalam gentongan.  Peristiwa itu terjadi saat ia masih tinggal dan bekerja bersama Bosnya di Kecamatan Hu’u.

“Akibat kehausan ia tak sengaja meminum solar dalam gentongan karena mengira air yang ada dalam gentongan tersebut. Di situlah awal mula penyakit mulai dirasa oleh Kakek Hima,” urai Sarinah.

Tinggal jauh dari kawasan kampung membuat semua terbatas, sehingga Kakek Hima tak sengaja meminum solar yang dikira air sehingga membuat kondisinya miris dan menjadi beban penyakit baginya saat ini.

Selain itu dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki dan hidup tanpa seorang istri serta tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan membuat kondisinya bertambah parah. Jangankan untuk berobat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja masih kekurangan.

Sarinah menambahkan, kondisi Kakek Hima saat ini semakin memprihatinkan selain seluruh bagian kaki dan tangan tak bisa digunakan sebagaimana mestinya, alat kelaminnya juga mengalami pembengkakan.

Oleh karena itu Sarinah berharap, agar Kakek Hima mendapat perhatian pemerintah untuk bisa berobat dan sembuh seperti sedia kala. Dan ia juga berharap agar ada dermawan yang mau membantu meringankan beban keluarga Kakek Hima.

“Dengan kondisi saat ini kami berharap Kekek Hima bisa dibantu Pemerintah untuk berobat dan ada dermawan yang mau meringankan beban keluarga,” harapnya

Sebagai informasi, saat ini Kakek Hima tidak memiliki anak dan istri. Dia hanya dibantu oleh sanak keluarga yang dengan ekonomi minim sehingga tidak bisa berbuat banyak untuk pengobatan Kakek Hima. Bagi para dermawan yang mau membantu bisa datang langsung ke kediaman Kakek Hima di Desa Runggu. (WR-Al)