Setahun Buron, Pemilik Senpi Rakitan di Dompu Ditangkap Tim Puma

1608

DOMPU, Warta NTB – Seorang pemuda berinisial SY (23) warga Dusun Rasa Na’e Selatan, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu ditangkap Tim Puma Polres Dompu sekitar pukul 00.10 Wita, Minggu (13/12/2020).

Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menjelaskan, SY merupakan buronan Polres Dompu atas kepemilikan senjata api rakitan tanpa hak.

“SY jadi buronan pasca ia beraksi dengan senjata rakitan di sebuah acara hiburan orgen tunggal yang diadakan warga Dusun Rasa nae utara, Desa Bakajaya, Kecamatan Woja pada tanggal 15 Juni tahun 2019 lalu,” jelasnya.

Saat itu, lanjut Hujaifat, SY melakukan aksi “koboy”dengan mengeluarkan senpi rakitan dan menembak ke atas satu kali saat acara orgen tunggal berlangsung. Sontak warga yang berada di lokasi langsung lari berhamburan karena takut kena peluru nyasar.

“Setelah aksi koboynya ia langsung melarikan diri dan dikejar oleh warga sehingga Senpi rakitan dan dua butir peluru yang ia bawa jatuh,” terangnya.

Senpi dan peluru yang jatuh tersebut diserahkan warga ke Bhabinkamtibmas Baka Jaya saat Bripka Ruslansyah yang kemudian kejadian itu  dibuatkan laporan polisi dengan nomor: LP/96/VI/2019/NTB/Res.Dompu/Sek.Woja tangga 15 Juni 2019.

Meski sempat melarikan diri keluar daerah, SY kembali juga ke kampung halamannya dan kepulangannya tercium juga oleh pihak kepolisian sehingga polisi menyelidiki keberadaan SY.

Dari hasil penyelidikan itu, SY diketahui sedang berada di salah satu rumah warga di Dusun Buncu Utara, Desa Matua, Kecamatan Woja. Atas informasi itu Kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Cristofel memerintahkan Tim Puma yang dipimpin Bripka Zainul Subhan untuk melakukan penangkapan.

“SY berhasil ditangkap Tim Puma sekitar pukul 00.10 Wita dan langsung digelandang ke Mapolres Dompu.  Atas perbuatannya, SY dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang undang Darurat No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup dan atau Hukuman sementara setinggi-tingginya 20 tahun penjara,” terangnya. (WR-Al)