Satroni Rumah Korban dan Ancam Korban dengan Parang, Dua Pemuda Ini Ditangkap

495

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Jajaran Polsek Pringgarata, Lombok Tengah menangkap dua orang pemuda yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (Curat di Dusun Paok Odang, Desa Sisik, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Senin (12/7/2021) sekitar pukul 19.30 Wita.

Dua pelaku yang ditangkap  berinisial SYF dan MSY. Keduanya merupakan warga Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Keduanya ditangkap bersama barang bukti berupa satu buah HP Xiaomi Redmi 9 warna Lunar Gold.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK melalui Kapolsek Pringgarata Iptu Derpin Hutabarat, SH M.Hum menjelaskan, penangkapan kedua pelaku itu berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan dari seorang perempuan bernama Nilmalasari warga Desa Sedau, Kecamatan Narmada.

Dari keterangan saksi, aparat kepolisian mendapatkan informasi bahwa Hp yang dijadikan barang bukti tersebut adalah milik SYF yang dia tukar dengan iphone.

“Pelaku SYF pun mengaku bahwa HP Xiaomi itu dibeli dari MSY, sehingga polisi bergerak menangkap MSY tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Iptu Derpin Hutabarat.

Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian bahwa pada hari Senin tanggal 7 Juni 2021 sekitar pukul 02.30 Wita telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang diduga dilakukan oleh SYF dan MSY. Keduanya masuk ke rumah korban Sahruni Tosilawati, warga Desa Sisik Kecamatan Pringgarata.

Dalam menjalankan aksinya kedua pelaku mencongkel pintu dapur rumah korban dan masuk ke dalam kamar tidur korban dan langsung menodongkan sebilah parang dan mengambil barang milik korban berupa uang tunai sebesar Rp 2,5 juta, dan satu buah HP Xiaomi redmi 9 warna Lunar Gold.

“Pelaku juga mengambil 13 buah tabung gas ukuran 3 kg, sehingga mengakibatkan kerugian sekitar Rp 7,5 juta. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pringgarata,” kata Kapolsek. (WR-02)