Santri yang Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal

710
Jasat korban ditemukan Tim Gabungan dari TNI-Polri, SAR, BPBD dan masyarakat sekitar, Sabtu (27/2/2021).

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Setelah dilakukan pencarian selama lebih kurang satu hari sejak dilaporkan hilang akibat  terseret arus sungai Lengis, Dusun Tembuku, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur pada Jumat sore kemarin, akhirnya jasad  Restu remaja 14 tahun yang juga menjadi santri di Pondok Pesantren Darussufah Dahe ditemukan.

Jasad Restu ditemukan Tim Gabungan dari TNI-Polri, SAR, BPBD dan masyarakat sekitar, Sabtu (27/2/21) pukul 11.45 Wita. Korban diduga terseret arus saat mandi bersama tiga rekannya, air bah yang tiba-tiba datang saat itu langsung menyeret korban, sementara tiga temannya selamat. Ketiga temannya berupaya menolong korban, namun sia-sia karena korban sudah keburu hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai yang deras.

Kapolsek Praya Timur Iptu Dami mengatakan, pencarian santri yang berasal dari Dusun Kelanjuh, Desa Barebali, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah ini dilakukan sejak ia dilaporan hilang terseret arus Jumat sore kemarin.

“Pencarian sempat dihentikan karena mengingat waktu sudah malam dan kondisi air sungai yang cukup deras,” kata Kapolsek.

Iptu Dami menjelaskan, pencarian korban kemudian dilanjutkan pada hari Sabtu (27/2/21) sekitar pukul 09.00 Wita dengan melibatkan Tim Gabungan dari TNI-Polri, SAR, BPBD Loteng dan dibantu masyarakat setempat.

“Jasad korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.45 Wita, di pinggir sungai tepatnya di sebelah utara jembatan Dusun Orok, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dan tertutup sampah di pinggir sungai,” jelasnya.

Ditambahkan Iptu Dami, setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi menuju Ponpes Darussufah Dahe di Desa Mujur, Praya Timur yang kemudian dilakukan pemandian jenazah oleh pihak keluarga korban dan pihak Pesantren dimana tempat korban sekolah.

“Dalam peristiwa ini, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas apa yang menimpa Restu,” terangnya.

Usai dilakukan pemandian dan shalat jenazah, akhirnya sekitar pukul 13.30 Wita jenazah Restu dibawa pulang oleh pihak keluarga menuju rumah duka yakni di Dusun Kelanjuh, Desa Barebali untuk dilakukannya pemakaman. (WR-02)