Sampah Berserakan di Sepanjang Pantai Kalaki

827
Sampah yang berserakan di Pantai Kalaki.

BIMA, Warta NTB – Pantai Kalaki adalah salah satu potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Bima. Keberadaannya yang begitu strategis di sekitar ibu kota Kabupaten Bima tepatnya di Desa Panda, Kecamatan Palibelo membuat pantai ini  ramai pengunjung.

Namun sangan miris, jika keindahan pantai harus dicemari dengan banyaknya tumpukan sampah.  Pantauan Wartantb.com, Minggu (24/3/2019), sampah di sepanjang pantai terlihat didominasi sampah dari gelas plastik dan botol minuman kemasan serta sampah lain seperti potongan kayu dan bambu terbawa ombak ke tepi pantai. Selain itu, pengunjung juga terlihat sepi tidak seramai hari-hari sebelumnya.

Salah satu pengujung, Fitrah warga Palibelo mengatakan, di hari libur para pengunjung lokal biasanya ramai, mereka datang bersama keluarga, tetapi karena pantainya kotor jadi pengunjung pun sepi.

“Bahkan ada yang datang langsung pulang dan beberapa pengunjung memilih pindah lokasi seperti ke pantai lawata dan lokasi lain,” katanya.

Fitra menyebutkan, saat berkunjung di Pantai Kalaki para pengujung akan menghabiskan waktu dengan bersantai, berenang dan bermaian bersama anak-anak di tepi pantai.

“Di sini pasirnya indah, biasa digunakan anak-anak untuk bermain karena pasirnya dipenuhi sampah jadi orang-orang enggan berkunjung kalaupun datang langsung pergi setelah melihat pantainya kotor,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Bima agar menurunkan petugas kebersihan yang akan membersihkan dan mengangkut sampah di sepanjang pantai karena tumpukan sampah dinilai telah merusak keindahan pantai dan mengurangi kenyamanan pengunjung.

“Pantai Kalaki adalah salah satu obyek wisata andalan masyarakat Kabupaten Bima jadi keindahannya harus tetap dijaga. Selain harus ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dalam hal ini juga dibutuhkan perhatian pemerintah,” pungkasnya. (WR-Man)