Sambut Hari Ibu Ke-88, BKOW NTB Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara

928
Dengan adanya deteksi dini ini tentu kita akan coba jangan sampai lagi di stadium lanjut karena yang datang kedokter berobat pada umunya pasien yang stadium lanjut.

Mataram, Wartantb.com – Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) melaksanakan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara di Gedung Graha Bhkati Praja Kantor Gubernur NTB, Kamis (07/12/2016).

Ketua Umum BKOW Provinsi NTB Hj. Syamsiah M. Amin mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan hari ibu ke-88.   Dengan adanya sosialisasi ini sebagai motivasi BKOW untuk menindak lanjuti ke sepuluh kabupaten/kota mengingat di NTB juga termasuk angka penderita kanker payudara cukup tinggi.

“Saya melihat juga di NTB banyak yang menderita kanker payudara namun mereka kebanyakan berobat ke alternatif  selain minimnya pengetahuan tentang pencegahan kanker sehingga mengakibatkan penderita pada stadium lanjut,’’ jelas Hj. Syamsiah.

Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Linda Agum Gumelar sebagai narasumber utama pada acara tesebut menjelaskan sosialisasi ini penting sekali dilaksanakan agar bisa mengurangi resiko kematian bagi perempuan pada umumnya di Indonesia, karena di Indonesia ini paling tinggi tigkat kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara.

“Dengan adanya deteksi dini ini tentu kita akan coba jangan sampai lagi di stadium lanjut karena yang datang kedokter berobat pada umunya pasien yang stadium lanjut,’’ katanya.

Lebih lanjut dijelaskan YKPI, dalam hal ini berkeliling ke daerah-daerah melakukan kampanye-kampanye promotif dan frefektif I keseluruh provinsi di Indonesia sebab, secara nasional di Indonesia itu jumlah penderita kanker payudara cukup tinggi dan diharapkan untuk tahun berikutnya tidak ada lagi penderita kanker payudara yang stadium lanjut.

Faktor-faktor yang dapat menghindari resiko kanker payudara antara lain mengatur pola hidup seperti pola makan, olahraga yang teratur selain menghindari strees dan melaksanakan ibadah sesui keyakinan dan agama masing-masing. Ia menghimbau kepada masyarakat agar melakukan Pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya dilakukan sejak usia remaja pada usia 12 tahun walau belum ada gejalanya.

Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin, SH. M.Si yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga berpesan kepada perwakilan organisasi wanita yang hadir dari sepuluh kabupaten/kota agar mengikuti dengan sungguh-sungguh dan mampu menyosialisasikan kepada masyarakat terkait pentingnya deteksi dini kanker payudara bagi wanita. (Hum)