Rumah Zakat Bantu Kebutuhan Air Bersih untuk Korban Kebakaran di Desa Ntonggu

623

BIMA, Warta NTB – Kebakaran yang terjadi pada Jumat (25/10/2019) dini hari menyisakan kesedihan mendalam bagi 15 kepala keluarga di Desa Ntonggu, Kecematan Palibelo, Kabupaten Bima dimana akibat peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 13 rumah hangus terbakar dan dua buah rumah rusak ringan. Peristiwa pilu itu mengundang perhatian banyak pihak untuk membantu.

Seperti gerak cepat yang dilakukan Rumah Zakat melalui Forum Desa Berdaya Kabupaten Bima langsung bergerak memberikan bantuan dua buah Tandon Berukuran 650 Liter dan melakukan Distribusi air bersih untuk korban kebakaran di Desa Ntonggu, Minggu (27/10/2019).

Samsudin, Tim Rumah Zakat Kabupaten Bima mengatakan setelah peristiwa kebakaran Rumah Zakat melakukan assesment dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna membangun kolaborasi dalam penanganan dan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan yang mendesak.

“Setelah koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan para korban, maka kebutuhan yang paling mendesak adalah air bersih dan penampungan air”, ujar Sam sapaan akrab relawan pemberdaya ini.

Lanjut dia, tidak memperpanjang diskusi saya selaku relawan Inspirasi langsung bergerak dan berkoordinasi membantu dengan menyediakan dua buah tandon 650 liter. Di saat yang sama kami juga langsung medistribusikan air bersih untuk membantu korban kebaran dan satu buah tangki untuk membantu warga Desa Teke, Kecamatan Palibelo yang juga mengalami kekurangan air bersih.

Samsudin menjelaskan, dalam kegiatan ini Relawan Inspirasi Rumah Zakat berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Bima, untuk sama-sama bergerak membantu masyarakat yang mengalami kekeringan.

Selain itu, para koban kebaran juga menyampaikan ucapan terikasih kepada relawan Inspirasi Rumah Zakat yang memberikan bantuan air untuk para korban kebakaran.

“Atas perhatian semua pihak, kami menyampaikan ucapan terimakasih terutama donatur rumah zakat yang sudah berbagi kebahagian kepada yang mengalami kebakaran dan kekeringan,” ungkap salah seorang korban kebaran. (WR-Man)