Puskesmas Parado Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 ke Masyarakat

153
Kegiatan sosialisasi vaksinasi Covid-19 yang digelar PKM Parado di aula kantor Desa Paradowane, Senin (15/3/2021).

BIMA, Warta NTB – Dalam rangka mendukung persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Parado Kecamatan Parado, Kabupaten Bima melakukan kegiatan sosialisasi Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di Desa Paradowane

Kegiatan yang digelar di aula kantor Desa Paradowane, Senin (15/3/2021) dihadiri Kepala Puskesmas Parado H. Abdul Salam, S.Kep yang juga sebagai pemateri. Hadir pula Sekdes Paradowane Sudirman, S.Pdi, Ketua BPD M. Jafar, Ibu-ibu PKK, Bhabinkamtibmas Ahmad Tibian dan sejumlah masyarakat desa setempat.

Kepala Puskesmas Parado H. Abdul Salam mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan informasi-informasi terkait persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19  kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Parado sesuai dengan data dan fakta, agar tidak terjadi salah persepsi di tengah-tengah masyarakat.

“Secara medis, vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh berfungsi menstimulasi sistem imun tubuh untuk memproduksi imunitas terhadap suatu penyakit sehingga memiliki kekebalan,” katanya.

Dijelaskannya, jika virus atau bakteri yang sama masuk kembali ke dalam tubuh di masa depan, maka tubuh kita sudah mengenali dan tahu cara melawannya.

“Hal ini karena antibodi yang timbul karena vaksin yang disuntikkan akan menghancurkan virus atau bakteri tersebut bahkan sebelum menyebar dan menyebabkan infeksi,” ucapnya

Abdul Salam menerangkan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19 sehingga memberikan kekebalan kepada tubuh agar tidak mudah tertular virus yang menjadi pandemi global ini.

“Apabila vaksin dilakukan kepada sebagian besar orang di suatu kelompok, maka akan menciptakan kekebalan kelompok atau yang lebih dikenal dengan istilah herd immunity. Secara definisi herd immunity merupakan situasi di mana sebagian besar masyarakat terlindungi atau kebal terhadap penyakit tertentu,” terangnya.

Atas kegiatan ini Abdul Salam berharap kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax yang tersebar baik di media sosial maupun media lainnya.  

“Masyarakat tidak perlu takut divaksin karena vaksin tersebut sudah teruji diberbagai negara dan sudah melewati uji klinik hingga tahap ketiga serta sudah disetujui Badan POM dan LPPOM MUI, artinya vaksin dapat digunakan dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Oleh karena itu tambah dia, pemerintah tidak akan menjerumus masyarakatnya, jadi masyarakat Paradowane atau khususnya di Kecamatan Parado tidak perlu takut untuk divaksin.

“Jangan takut divaksin karena program vaksin ini pemerintah sudah melaksanakan berbagai tahapan melalui program 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment,” jelasnya. (WR-Bud)