Puskesmas Monta Sosialisasi “GeMa CerMat” Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat

302
Kegiatan sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (GeMa CerMat) yang dilakukan Puskesmas Monta di aula Kantor Desa Sie, Selasa (19/1/2021).

BIMA, Warta NTB – Guna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan obat, Puskesmas Monta menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). 

Acara yang berlangsung di aula kantor Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Selasa (19/1/2021) dihadiri dr. Nurul Fatimah dan petugas medis dari Puskesmas Monta. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh perwakilan masyarakat Desa Sie dan aparatur desa setempat.

Dokter Nurul Fatimah menjelaskan, ada dua sisi yang harus dipahami dalam penggunaan obat. Obat selain sebagai media penyembuhan penyakit juga bisa menjadi racun apabila salah menggunakannya.

“Obat akan bermanfaat bagi pasien apabila digunakan sesuai dengan keluhan atau indikasi dan diberikan sesuai dengan dosis resep dokter,” katanya.

Terhadap penggunaan obat, dokter Nurul meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan obat dan yang perlu diperhatikan adalah jenis obat dan dosis sesuai indikasi. Bila perlu harus melalui resep dokter.

“Kita harus hati-hati pada saat menggunakan obat atau meminum obat karena harus sesuai dosis dan indikasi sesuai resep dokter atau takaran yang diberikan petugas apotik,” ujarnya.

Hal lain yang tak kalah penting yang disampaikan dokter Nurul adalah masyarakat perlu memperhatikan masa expired atau masa kadaluarsa obat yang akan dikonsumsi.

“Sebelum obat digunakan atau diminum pasien harus memperhatikan masa kadaluarsa atau tanggal kadaluarsa obat tersebut apabila sudah kadaluarsa jangan diminum,” pesannya.

Selain itu, agar obat memberikan manfaat dan keamanan yang lebih lama. Masyarakat juga dikenalkan dengan istilah medis (DaGuSiBu) atau dapatkan, gunakan, simpan, buang.

“Obat bisa disimpan dan digunakan kembali ketika masa kadaluarsanya belum berakhir, buanglah obat ketika sudah melewati masa kadaluasa dan jangan digunakan lagi,” ingatnya. (WR-Budi)