Pulang Dari Ladang Jagung, Wanita di Dompu Tewas Terseret Banjir Saat Menyeberang Sungai

1944

DOMPU, Warta NTB – Duka mendalam meliputi kediaman salah satu keluarga di Dusun Lapangan, Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, pasalnya seorang anggota keluarganya tertimpa musibah akibat terseret banjir yang mengakibatkan nyawanya terenggut, Selasa sore (14/12/2021) berlokasi di persawahan Karebe Dusun Kwangko, Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Wanita berinisial SE (37) meninggal dunia akibat tenggelam dan terseret arus air yang berasal dari gunung dikarenakan hujan yang cukup tinggi pada hari itu.

Kapolsek Manggelewa Iptu Abdul Malik, SH menjelaskan, korban yang saat itu pulang dari ladang jagung bersama beberapa temannya melewati sungai dengan aliran yang cukup deras karena hujan.

“Warga yang berada di lokasi saat itu sempat memperingati korban dan temannya agar tidak menyebrangi sungai dan mencari jalan lain, namun korban bersikeras untuk menyebrangi sungai,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, di tengah aliran sungai dengan kedalaman sekitar 1 meter, korban terpeleset sehingga mengakibatkan dirinya tenggelam dan terseret arus air.

“Menyadari hal itu teman korban langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar lokasi kejadian. Setelah 15 menit dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dasar sungai,” bebernya.

Saat itu korban ditemukan dengan kaki masuk ke dalam lubang Pipa berdiameter sekitar 30 cm yang mengarah ke lahan milik warga, setelah korban berhasil dievakuasi, korban langsung di bawa kerumah duka oleh warga.

Dari keterangan saksi-saksi yang berada dilokasi kejadian, lanjut Kapolsek, korban meninggal murni diakibatkan karena terseret arus aliran sungai.

“Sebelumnya pihak kami sempat menawarkan untuk dilakukan otopsi pada jenazah korban, namun pihak keluarga menolak dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah,” pungkasnya. (WR-02)