Polres Bima Kota Kembali Gagalkan Pengiriman Ganja dengan Jumlah Besar

793

KOTA BIMA, Warta NTB – Peredaran barang haram jenis Narkoba belakangan ini kian marak saja. Kali ini cukup mencengangkan, dimana tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota berhasil mengamankan paket ganja kering dari salah satu jasa pengiriman atas nama Kepala Puskesmas Langgudu Najmah, S.Kep.

Barang buktinya pun tak main-main, yakni jelas Kapolres Bima Kota melalui Kasat Narkoba IPTU Ramli, ganja kering siap edar hampir satu kilogram. Yang dikemas dalam satu paket ganja yang setelah ditimbang seberat bruto 984,9 gram dan berat netto 914 gram.

“Kita amankan bersama seorang laki-laki terduga pelaku berinisial RM, di kantor JNE di Dusun 03 RT 14 RW 06 Desa Rupe Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, pada Selasa jam 03.00 tadi,” urai Ramli Selasa (25/05) siang kepada media ini.

Yang janggal nun aneh lanjut Ramli, sesuai laporan yang diterima awal pihaknya dan tertera dalam paket tersebut, tertulis nama penerima Najmah S Kep dan pengirim atas nama Diana dengan rincian alamat jalan lintas Tente Karumbu, tepatnya di Puskesmas Langgudu.

“Nah yang ambil ini malah orang lain dan kebetulan yang ngambil barang ini orang yang memang kami cari-cari selama ini dalam kasus Narkoba,” ujar Ramli kepada koran ini Selasa malam.

Pihaknya mengaku hingga kini masih kebingungan terkait asal muasal barang haram ini sebenarnya. Dan untuk memperjelas kejanggalan ini, pihaknya mengaku akan memeriksa Kepala Puskesmas Langgudu yang dimaksud.

“Dan memang nomor HP-nya beda, yang punya nomor ini yang ambil ini, yang kita amankan sekarang. Tapi nanti kita mau konfrontir lagi lebih jauh dengan Kepala Puskesmas ibu Najmah,” paparnya.

Lalu bagaimana tanggapan Kepala Puskesmas Langgudu? Najmah mengaku shock berat awal ketika mendengar kabar tersebut, kala dikabarkan Kapolsek Langgudu sebelumnya.

“Saya kaget sekali. Kenapa bisa ada nama saya. Memang tadi pagi ada paket atas nama saya dan saya bilang ya tidak tahu. Apalagi saat itu saya dikasih tau Narkoba gitu isunya,” ujarnya melalui via Handphone kepada media ini Selasa malam.

Ia mengaku malah tidak terpikirkan sama sekali akan adanya barang haram tersebut. Terlebih ia adalah seorang Kepala Puskesmas yang tengah melawan dan mewanti-wanti akan peredaran Narkoba.

“Visi-misi kita melawan keras adanya barang ini. Tapi malah nama saya dibawa-bawa begini. Semoga ada hikmahnya,” pungkasnya. (WR-Al)