Polisi Bongkar Makam Bayi Usia 7 Bulan Diduga Hasil Aborsi

880
Polisi membongkar makam bayi yang diduga hasil aborsi di Dusun Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamtan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (14/01/2021).

LOMBOK UTARA, Warta NTB – Warga Dusun Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamtan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (14/01/2021) dihebohkan dengan penemuan gundukan tanah makam bayi berusia tujuh bulan yang diduga hasil aborsi di sebuah lahan kosong milik warga.

Peristiwa itu pertama kali ditemukan oleh Suaef (34) warga desa setempat saat bersih-bersih di lahan ksong milik almarhum Kamarudin yang merupakan pamannya.

“Tak lama kemduian Suaef dikaketkan dengan melihat ada gundukan tanah yang di atasnya ditanamkan pohon yang diduga kuburan bayi,” kata Kapolres KLU melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Iskandar Zulkarnaen.

Melihat hal itu, Suaef langsung bergegas ke rumah bibinya Baiq Hainun yang tidak jauh dari lokasi penemuan yang diduga kuburan bayi dengan maksud untuk menanyakannya ke Baiq Hainun selaku ahli waris dari tanah tersebut.

Oleh karena Baiq Hainun tidak mengetahui tentang adanya gundukan tanah yang diduga kuburan bayi tersebut kemudian  Suaef menelpon kadus teluk nara Alwi Dahlan untuk memberitahukan tentang kejadian itu.

“Peristiwa penemuan kuburan bayi itu langsung dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Malaka yang kemudian informasi itu diteruskan ke Polsek Pemenang,” terangnya.

Mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas, pihak Polsek Pemenang langsung melakukan koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Lotara dan Puskesmas Nipah untuk dilakukan penggalian dan penelusuran terkait penemuan kuburan bayi tersebut.

“Penggalian kemudian dilakukan bersama Sat Reskrim Polres Lotara dan pihak medis Puskesmas Nipah. Dari hasil penggalian ditemukan kain putih yang berisi janin bayi dalam kondisi hancur yang diperkirakan berusia tujuh bulan dan baru dikubur lima hari lalu,” ujarnya.

Usai dilakukan penggalian, sambung Kapolsek, setelah dilakukan koordinasi dengan Satreskrim dan Puskesmas Nipah, mayat janin bayi tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

“Untuk proses lebih lanjut usai digali, janin bayi tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi menggunakan mobil patroli Polsek Pemenang,” tutupnya. (WR-02)