Peringati Hari Ibu, DWP Kota Bima Gelar Lomba Adzan dan Iqamah

826

Kota Bima, Warta NTB – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-89 dan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima ke-18, Organisasi DWP Kota Bima menggelar kegiatan lomba adzan dan iqamah antar putra Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kota Bima.

Kegiatan yang digelar di aula kantor Walikota Bima, Selasa (12/12/2017) dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE. Turut hadir dalam acara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Yani Marlina, Ketua Dharma Wanita Kota Bima Hj. Salmah serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH.

Dalam laporannya Ketua panitia pelaksana Dra. Hj. Fadlun menyampaikan, tema lomba yang usung yaitu “Melalui Lomba Adzan Mari Kita Tingkatkan Peran Ibu Demi Terwujudnya Generasi Yang Religius” dan peserta adalah putra ASN lingkup Kota Bima yang masih duduk di kelas satu sampai kelas enam SD/MI dengan jumlah 60 orang.

Diharapkan dengan adanya lomba, anak-anak akan termotivasi untuk belajar materi adzan dan iqamah dengan baik dan benar. Serta untuk menanamkan sedini mungkin kepada anak tentang keistimewaan profesi muadzin sehingga timbul kecintaan pada profesi tersebut.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun ke 18 kepada seluruh jajaran Dharma Wanita Persatuan Kota Bima dan terus menjadi kekuatan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, Wawali mengapresiasi hari ulang tahun DWP tahun ini diperingati dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya adalah lomba adzan dan iqamah antar putra ASN lingkup Kota Bima. karena melalui perlombaan, anak-anak akan lebih aktif dan berani tampil di depan umum.

“Yang paling utama anak-anak kita berani tampil di depan umum menunjukkan kemampuan dan kebolehannya. Tidak perlu dituntut harus juara, keikutsertaan mereka saja sudah Alhamdulillah,” ujarnya.

Wawali juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan pada diri anak sejak dini agar menjadi pribadi yang religius.

“Nilai-nilai keagamaan akan menjadi benteng yang kuat bagi anak kelak untuk menangkis hal-hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, miras, tindak kekerasan, maupun keterlibatan dalam ajaran radikal,” ungkapnya.

Untuk itu, Wawali berharap kegiatan lomba ini berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi kita, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus. (WR-02)