Peresmian Klinik dan Apotek Arsyafi

1738
Saat ini fasilitas kesehatan di Kota Bima antara lain 4 rumah sakit umum (daerah dan swasta), 5 puskesmas, 13 puskesmas keliling, 19 puskesmas pembantu dan 163 posyandu.

Kota Bima, Wartantb.com – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima Drs. M. Farid, M. Si, menghadiri acara peresmian Klinik dan Apotek Arsyifa hari Rabu, 1 Februari 2017. Klinik dan apotek yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Matakando tersebut dipimpin oleh dr. Irma Zaimatuddunia, Sp.PD, M.Sc, selaku direktur.

Hadir pada acara tersebut, dr. Alfiyannul Akhsan, Sp.B, Ir. Muhlis, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs. Azhari serta sejumlah tokoh masyarakat.

dr. Irma Zaimatuddunia, Sp.PD, M.Sc, dalam sambutannya menjelaskan, klinik ini khusus melayani medical check up. Keberadaan klinik adalah untuk membantu masyarakat mengingat masih terbatasnya peralatan yang dimiliki oleh Rumah Sakit Umum Daerah.

Asisten I Setda Kota Bima menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur Arsyafi yang turut berpartisipasi dalam penyediaan layanan kesehatan dengan membangun Klinik dan Apotek Arsyafi.

“Hal ini sejalan dengan keinginan kita untuk menyediakan layanan kesehatan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab sosial kita kepada masyarakat”, katanya.

Saat ini fasilitas kesehatan di Kota Bima antara lain 4 rumah sakit umum (daerah dan swasta), 5 puskesmas, 13 puskesmas keliling, 19 puskesmas pembantu dan 163 posyandu. Untuk tenaga kesehatan terdapat 27 orang dokter umum dan 6 orang dokter gigi. Tenaga kesehatan lainnya sebanyak 437 orang terdiri atas tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kebidanan, tenaga kefarmasian dan lainnya.

Asisten I Setda Kota Bima menyatakan, salah satu hal yang terus menjadi perhatian adalah belum adanya rumah sakit umum daerah yang representatif.

“Berangkat dari pemikiran ini, maka kita mengerahkan segala upaya untuk merintis pembangunan Rumah Sakit Kota Bima terutama untuk instalasi gawat darurat, karena cukup banyak kasus dimana pasien menderita sakit parah dan dirujuk ke Mataram, namun meninggal dalam perjalanan”, jelasnya

Menutup sambutannya, ia berharap semoga kedepannya Klinik dan Apotek Arsyifa mampu memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada pasien sehingga kehadiran klinik ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Peresmian klinik dan apotek ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ir. Muhlis yang merupakan ayahanda dr. Irma Zaimatuddunia, Sp.PD, M.Sc. [R-Hum]