Pengendara Motor Ditemukan Kritis Usai Tabrak Sapi

478
Korban ditemukan tergeletak di jalan usai menabrak sapi.

DOMPU, Warta NTB – Bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi lokasi jalan yang diketahui banyak terdapat hewan ternak liar, seorang pengendara sepeda motor asal Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan akibat menabrak sapi.

Kecelakaan tunggal yang terjadi  di Jalan Lintas Kore tepatnya di Dusun Cakra Baru, Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Minggu (21/2/2021) sekira pukul 14.15 Wita, mengakibatkan pria  bernama Supardin alias Supar (36) yang juga berprofesi sebagai petugas pencatatan Meteran Listrik, PLN Unit Manggelewa ini kritis dan dilarikan warga ke Rumah Sakit.

Kapolsek Manggelewa, Iptu Rodolfo M. De Araujo mengaku pihaknya yang mendapat laporan warga melalui telepon seluler terkait kecelakaan itu langsung memerintahkan anggota piket jaga, agar melakukan sket atau olah Tempat Kejadian Perkara.

“Saya langsung memerintah anggota untuk sket  lokasi oleh TKP, sembari menunggu petugas unit laka lantas Polres Dompu,” katanya.

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri (pingsan dan disertai bercak darah keluar dari bagian kepala dan telinga korban.

Diketahui saat itu korban pulang memancing ikan, menuju rumahnya, untuk mengambil rekening pembayaran listrik. Tiba-tiba di tengah jalan, ada sapi yang melintas ke badan jalan.

“Sontak korban kemudian langsung menabrak sapi tersebut mengingat sapinya meloncat tepat di depan korban,” ujarnya.

Saksi tersebut juga menyebutkan, korban melaju dengan kecepatan tinggi hingga dirinya tidak mampu menahan laju, akhirnya menabrak sapi yang sedang melintas di tengah jalan raya.

“Saat menabrak sapi, ia terpental keluar sejauh sekitar 10 meter dari titik tabrakan,” terangnya.

Saat kejadian, tambahnya, korban mengendarai Sepeda Motor Merk Honda, Bite X-Raid. Warga sekitar yang ada di lokasi kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Soriutu, Desa Lanci Jaya.

“Tetapi karena kondisi luka korban terlalu parah dan kritis, sehingga tidak bisa ditangani di Puskesmas, korban langsung dirujuk ke RSUD Dompu untuk ditangani lebih lanjut,” terangnya.

Oleh karena itu, Kapolsek menghimbau pada pengguna jalan, agar mengenakan helm dan masker serta lebih berhati-hati terhadap ancaman yang bisa datang kapan saja selama berkendara.

Di samping itu, dihimbau juga pada para pemilik ternak, seperti sapi, kambing dan kerbau, agar tidak membiarkan hewan ternak mereka berkeliaran bebas di jalan raya hingga mengancam nyawa para pengguna jalan. (WR-Al)