Pemkab Bima Tanam Seribu Pohon Sukun di Lereng Gunung Tambora

520
Pemerintah Kabupaten Bima melakukan penanaman seribu pohon sukun di lereng Gunung Tambora, Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora , Kabupaten Bima.

BIMA, Warta NTB – Sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemerintah Kabupaten Bima melakukan penanaman 1.000 pohon sukun di lereng Gunung Tambora wilayah Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Penanaman yang bertepatan dengan pencanangan Bulan Bakti Gotong Rotong (BBGRM) ke XV dan HKG PKK ke 46 tahun 2019 tingkat Kecamatan Tambora, Kamis (28/2/2019) dipimpin Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer yang dilksanakan bersama ratusan komunitas dan Para Assisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan BKSDA.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan, kegiatan penghijauan di lereng Tambora dilakukan untuk mengembalikan ekosistem dan lingkungan hidup yang ada di kawasan lereng gunung tambora. Dimana dampak dari  letusan gunung yang terjadi ratusan tahun itu berdampak pada kerusakan alam dan lingkungan.

Untuk itu yang diutamakan bukanlah soal obyek yang ditanam, tetapi memang lingkungan yang membutuhkan penghijaan. Upaya pendekatan kepada masyarakat juga perlu dilakukan supaya bisa bersama-sama mejaga dan melestarikan hutan yang berada di sekitar lereng tambora.

Dengan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon, warga diharapkan mempunyai rasa memiliki untuk menjaga lingkungan.Tentunya, dalam kegiatan penghijauan tidak ada batas waktu sehingga dengan adanya kesadaran untuk menanam dampaknya akan kita rasa bersama.

Bupati menjelaskan, pohon sukun dipilih karena pohon ini tidak bisa dipakai untuk industri. Selain itu, tanaman sukun dapat menghasilkan buah yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.

“Pohon sukun sengaja dipilih karena kayunya tidak bisa dipakai untuk industri dengan harapan pohon ini akan tetap lestari dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan menghasilkan buah yang bisa dimakan dan dijual,” katanya.

Bupati menambahkan, dalam kegiatan ini orang-orang yang menanam adalah orang-orang yang memikirkan masa depan karena pada saatnya nanti bukanlah mereka yang memanen. Oleh karena itu bupati mengajak seluruh masyarakat Tambora agar menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam.

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar pohon yang ditanam dalam kegiatan ini tumbuh subur agar dijaga dan dilestarikan keberadaanya,” ajak bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Bima juga melakukan penandatanganan prasasti tanda berakhir pengerjaan berbagai proyek infrastruktur di Kecamatan Tamboran dan melakukan penanaman pohon di sekitar area konservasi di lereng Gunung Tambora. (WR-Man)