Pelaku Penusukan Aktivis LSM di Bima Berhasil Diringkus Tim Puma

4250
Foto (kiri) korban saat menjalani perawatan medis di RSUD Bima dan foto (kanan) terduga pelaku usai ditangkap Tim Puma di Desa Talabiu, Senin (19/4/2021).

BIMA, Warta NTB – Setelah berhasil melarikan usai melakukan penusukan dan penganiayaan terhadap aktivis LSM, seorang pelaku berinisial U alias Kusnan alias Konco (26) warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima akhirnya berhasil diringkus Tim Puma Polres Bima. 

Pelaku ditangkap Tim Puma di lokasi persembunyiannya di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima sekitar pukul 07.00 Wita, Senin (19/4/2021).

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.IK melalui Paur Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, peristiwa penganiayaan dilakukan pelaku di rumah korban RT.02/RW.01, Dusun Nggaro, Desa Tolouwi, Kecamatan Monta sekitar pukul 17.45 Wita, Kamis (15/4/2021).

Saat itu korban bernama Arif Kusnadi (57) tengah duduk di kursi yang ada di kandang sapi miliknya yang tidak jauh dari rumahnya, namun tiba-tiba datang pelaku yang langsung menusuk korban berkali-kali menggunakan sebilah keris.

“Saat itu korban langsung berteriak minta tolong yang kemudian didengar oleh istrinya yang langsung lari keluar dari rumah dan melihat korban sudah terjatuh,” katanya.

Melihat kejadian itu, istri korban langsung berteriak memanggil tetangga sehingga oleh warga sekitar kemudian membawa korban ke Puskesmas Monta dengan sebuah mobil truk agar bisa mendapatkan perawatan medis.

“Atas kejadian itu korban mengalami luka robek di lengan kanan bawah, luka robek pada kepala bagian kanan di atas mata, luka robek pada kepala bagian kanan dan bengkak di kepala bagian kanan. usai melakukan penganiayaan terhadap korban, pelaku langsung melarikan diri,” ungkapnya.

Baca berita terkait: Pegiat LSM Anti Korupsi di Bima Ditusuk Sekretaris BUMDes, Polisi Dalami Motifnya

Adib menambahkan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan terkait keberadaan pelaku, Tim Puma mendapat informasi bahwa pelaku tengah bersembunyi di rumah keluarganya di Desa Talabiu.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, Tim Puma yang dipimpin ketua Tim Aipda Gatot Wahyudin langsung melakukan pengepungan rumah tempat persembunyian pelaku.

“Saat ditangkap pelaku sedang tidur. Usai ditangkap ia langsung digelandang petugas ke Mapolres Bima dan saat ini pelaku sudah diserahkan ke piket Sat Reskrim Polres Bima untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut dan mendalami motif penganiayaan terhadap korban,” tutupnya.

Sebagai informasi, akibat penganiayaan yang dialami hingga saat ini korban masih dirawat secara intensif di RSUD Bima. Diketahui bahwa terduga pelaku juga merupakan sekretaris BUMDes Desa Tolouwi. Sementara terkait motif penganiayaan tersebut hingga kini polisi masih mendalaminya. (WR-Al)