Peduli Korban Banjir, Polda NTB Salurkan 2000 Paket Sembako di Sejumlah Tempat

155

LOMBOK BARAT, Warta NTB – Banjir tidak hanya terjadi di Kabupaten Lombok Barat bagian utara saja, namun juga ada di Sekotong, Kota Bima dan Kabupaten Bima. Maka untuk membantu korban banjir tersebut Polda NTB salurkan 2000 paket sembako di sejumlah tempat.

Hal itu disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH ketika meninjau lokasi banjir di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Selasa (7/12/2021).

Kapolda NTB mengatakan, sejak kemarin kami sudah melakukan upaya-upaya kemanusiaan kepada masyarakat baik yang ada di Lombok maupun di Bima dan paling utama kita memberikan pertolongan dalam pengayoman kepada masyarakat yang terdampak akibat bencana ini.

Dikatakannya, sejak banjir menerjang sejumlah tempat, Polda NTB langsung mengerahkan semua kekuatannya, baik yang ada di Polda maupun di Polres jajaran untuk melakukan pertolongan disejumlah titik yang terjadi banjir.

“Prinsipnya kami Polda NTB bekerjasama dengan TNI, Basarnas dan seluruh stakeholder berupaya maksimal untuk membantu masyarakat, terutama yang sedang dilanda musibah akibat banjir ini,” tegasnya.

Selain itu, personel Polda NTB juga menyiapkan sejumlah bantuan untuk warga yang terdampak banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi mulai Minggu hingga Senin kemarin.

“Sejak Kemarin kita sudah melakukan berbagai macam upaya untuk membantu masyarakat, seperti mendirikan tenda, Dapur Umum, trauma hiling, mengirim bantuan, bahkan hari ini kita salurkan 2000 paket sembako untuk warga yang terkena musibah ini,” ujarnya.

Sebgai institusi pemerintahan yang bergerak dalam bidang pengayoman dan perlindungan terhadap masyarakat, sekuat tenaga Kapolda NTB akan terus membantu masyarakat ketika mendapat kesulitan seperti halnya pada saat terjadi bencana melanda warga.

“Kita akan terus membantu masyarakat, mulai dari evakuasi, penyelamatan, sampai yang paling ringan seperti rekayasa lalulintas, untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lalulintas, sampai dengan mendirikan Dapur Lapangan, tenda pengungsian dan pembagian sembako,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang berada di daerah rawan banjir atau tanah longsor, Iqbal menghimbau agar warga tersebut untuk sementara waktu tetap berada di tenda pengungsian guna mencegah terjadinya korban jiwa akibat bencana yang muncul tiba-tiba. (RED)