Peduli Kesehatan, Pemdes Waro Bentuk Unit Kesehatan Kelompok

402
Sesi foto bersama yang dilakukan usai rapat pembentukan unit kesehatan kelompok dan masyarakat sadar lingkungan yang digelar di aula kantor Desa Waro, Senin (14/12/2020).

BIMA, Warta NTB – Menjaga kebersihan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap masyarakat desa selain lingkungan jadi bersih ada juga manfaat yang di rasakan, kebersihan lingkungan harus selalu di jaga agar masyarakat dan keluarga dapat terhindar dari berbagai penyakit salah satunya adalah pencegahan penyebaran virus Corona yang sedang melanda dunia saat ini.

Untuk mewujudkan masyarakat sehat dan bersih, Pemerintah Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima membentuk Unit Kesehatan Kelompok (UKK) melalui rapat pembentukan yang digelar di aula kantor Desa Waro, Senin (14/12/2020).

Rapat yang dimulai  pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Waro Muhammad Ali, SH dihadiri sekretaris desa, Muhammad Irsadal Alfajri, perangkat Desa Waro, ketua dan Anggota BPD, Ketua RT dan RW serta masyarakat desa setempat. Kegiatan ini juga dihadiri Tim Medis dari Puskesmas Monta.

Kepala Desa Waro Muhammad Ali mengatakan, tujuan pembentukan unit kesehatan Kelompok adalah agar setiap kelompok tani yang ada di desa waro akan ada pendamping untuk mengatasi kecelakaan atau penyakit lebih dini.

“Itu yang menjadi tujuan utama pembentukan kelompok ini, agar masyarakat yang sakit dan mengalami kecelakaan mendapat pendampingan,” katanya.

Kades dua periode ini juga menjelaskan, setiap kader yg dibentuk akan dilatih khusus dalam hal mengatasi kecelakaan atau penyakit. Sehingga permasalahan kesehatan kerja masyarakat dapat dideteksi dan dapat diatasi lebih cepat

“Semoga kelompok yang dibentuk dapat bekerja maksimal dan kami berharap masyarakat Desa Waro sadar menjaga kebersihan lingkungan serta menjadi contoh bagi desa-desa yang lain,” harapnya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dibentuk  masyarakat sadar lingkungan yang beorientasi pada pemanfaatan sampah organik maupun non organik agar menjadi karya seni yang bernilai jual dan pembuatan bak sampah di tiap wilayah. (WR-Al)