PB HMI Sayangkan Sikap Represif Polres Bima Bubarkan Aksi Demo Hingga 10 Mahasiswa Ditangkap

537

KOTA BIMA, Warta NTB – Bendahara umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Abdul Robbi Syahrir menyayangkan sikap represif pihak kepolisian Polres Bima yang membubarkan aksi Demo di cabang Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Kamis, (12/5/2022) lalu.

Menurut Syahrir, pembubaran hingga penangkapan 10 mahasiswa yang dilakukan kepolisian akan mengganggu stabilitas Wilayah. Pasalnya, penangkapan tersebut bisa merawat konflik yang terjadi.

“Mereka hanya menyuarakan nilai kebenaran dan semangat perjuangan,” katanya pada pembukaan LK 2 HMI Cabang Bima di Gedung Seni Budaya Kota Bima, Senin (16/5/2022) malam.

Aksi demonstrasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bima salah satunya di Cabang Waro bukan di tanggapi dengan represif melainkan harus di tanggapi dengan negosiasi.

“Apalagi sebagaian besar 10 mahasiswa ditangkap itu merupakan kader HMI, hal ini menjadi atensi khusus kami,” tutupnya. (RED)