MUSDA Ke-1 GAPEHANI Kabupaten Bima akan Tetapkan Ketua Umum

284

BIMA, Warta NTB – Gabungan Pengusaha Hewan Nasional Indonesia (GAPEHANI) Kabupaten Bima Provinsi NTB menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-1 di Taman Kalaki, Minggu (17/4/2022).

Acara ini dihadiri langsung Ketua Tim Formatur Taufik, Sekretaris Al Furqan, S. Sos dan Anggota. Hadir pula sejumlah tamu penting yaitu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima Ir, Saifudin, Kasat Inten Polres Kabupaten Bima Syafrudin dan Sejumlah Direktur CV. Ekspedisi sapi kurban.

Ketua Tim Formatur Taufik dalam sambutanya mengatakan, adapun agenda dalam Musda hari ini adalah pemilihan Ketua Umum GAPEHANI Kabupaten Bima periode 2022-2024.

“Ada 2 Caketum yang nantinya akan dipilih yaitu Muziburahman dan ABD. Khair,” ungkapnya.

Taufik menjelaskan, bahwa terbentuknya organisasi GAPEHANI ini adalah kesepakatan pengusaha Kabupaten Bima yang di inisiator langsung oleh pengusaha muda Al Furqan atau yang biasa disapa Sony.

“Kalau bukan kepekaan Beliau dalam merumuskan GAPEHANI ini mungkin tidak akan terbentuk,” ujarnya.

Taufik menambahkan, sebelumnya Tim Formatur sudah melakukan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati serta Dinas terkait dengan agenda hari ini.

“Alhamdulillah telah direspon dengan baik dan menjadikan organisasi GAPEHANI sebagai mitranya pemerintah untuk itu, mari kita menjaga bersama demokratif ini karna ketua yang terpilih nanti itu ketua kita bersama,” tutupnya.

Mewakili Bupati Bima, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima Ir, Saifudin dalam Sambutannya menyampaikan, rasa syukur dan bangga atas terbetuknya organisasi baru untuk para palaku usaha sapi Kabupaten Bima.

“Dengan adanya GAPEHANI, pemilihan ketua yang dipilih hari ini bersahabat dan bisa menjadikan GAPEHANI sebagai wadah yang dapat memberikan kemudahan bagi peternak sapi dan kemajuan bagi Daerah,” harapnya.

Usai memberikan kata sambutan, kepala Dinas kemudian secara resmi membuka MUSDA ke-1. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian hak pilih oleh sejumlah pengusaha yang hadir. (RED)