Miris, Kerap Tergenang Banjir, Jalan di Depan PLN Monta Luput Perhatian Pemerintah

637
Beberapa kendaran mogok saat menerobos genangan air di depan PLN Monta, Rabu (6/1/2021).

BIMA, Warta NTB – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di sebagian wilayah Kecamatan Monta, Kabupaten Bima sejak Rabu (6/1/2021) siang menyebabkan terjadinya banjir dan luapan air menggenangi beberapa rumah warga di lingkungan RT.01 dan RT.16 Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Selain menggenangi rumah warga, luapan air setinggi 30-50 centimeter juga menggenai ruas jalan mulai dari Lapangan Desa Sie hingga Polsek Monta. Namun kondisi yang lebih parah adalah di depan PLN Monta karena ketinggian air di sana bisa mencapai setinggi paha orang dewasa bahkan lebih.

Kondisi ini dikeluahkan pengguna jalan dan warga yang tinggal di lingkungan setempat karena setiap ada hujan jalan tersebut selalu digenangi banjir dan tak jarang luapan air juga merendam pemukiman warga.

Pantauan wartawan di lokasi, beberapa kendaraan yang coba menerobos luapan air di jalan depan PLN Monta terlihat banyak yang mati dan terpaksa harus didorong. Tidak hanya sepeda motor, kendaraan roda empat pun juga terlihat banyak yang mogok saat coba menerobos jalan tersebut.

Baca berita terkait: Sering Digenangi Air, Jalan di Depan PLN Monta Jadi Momok Menakutkan Bagi Pengguna Jalan

Rifaid salah satu warga setempat mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama dan tidak ada perhatian dari pemerintah, baik itu pemerintah desa, pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

“Setiap hujan turun, air selalu menggenangi jalan dan yang lebih parah adalah mulai dari Lapangan Desa Sie hingga Polsek Monta. Kondisi ini kerap terjadi saat musim hujan sepanjang tahun dan belum ada solusi hingga sekarang,” katanya.

Kata dia, ketinggian air di jalan bisa berfariasi tergantung intensitas curah hujan, kalau intensitas hujan tinggi dan lama ketinggian air di jalan bisa mencapai paha orang dewasa. Kalau intensitas sedang rata-rata kentinggian air bisa mencapai 30-50 centimeter.

Faid menambahkan, intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi hari ini bukan hanya menggenangi ruas jalan, tetapi juga merangsek masuk ke pemukiman warga khususnya warga yang tinggal di lingkungan RT.01 dan RT.16 Dusun Waworada, Desa Sie.

“Akibat curah hujan yang cukup tinggi hari ini menyebebakan beberepa rumah warga juga ikut terandam banjir dengan ketinggian 30-50 centimeter. Rumah-rumah warga yang rawan terendam banjir adalah yang tinggal di sepanjang jalan di sekitar PLN Monta,” jelasnya.

Menurut dia, penyebab sering tergenangnya air dan banjir di sekitar jalan depan PLN Monta adalah karena drainase terlalu kecil dan tidak ada terusan sehingga air yang tidak mampu ditampung meluber ke jalan.

“Kendalanya adalah drainase yang sempit dan buntu. Tidak ada pembuangan akhir yang jelas, air yang datang dari pemukiman dan sebagian dari gunung tertahan sehingga meluber ke jalan. Itulah yang menyebabkan air di sini sering tergenang dan terjadi banjir,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar persoalan yang kerap terjadi selama lima tahun terakhir ini biasa diatasi oleh pemerintah baik pemerintah desa, pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

Baca berita terkait: Sering Digenangi Air, Jalan di Depan PLN Monta Jadi Momok Menakutkan Bagi Pengguna Jalan

“Kasihan warga yang ada di lingkungan sini selalu menjadi langganan banjir dan juga sangat mengganggu pengguna jalan, jadi kami harap pemerintah dapat menyelesaikan persoalan ini dengan membangun drainase yang lebih besar dan juga saluran pembuangan akhir yang jelas, sehingga air bisa mengalir dengan lancar,” harapnya.

Salah satu pengguna jalan, Amir yang ditemui di lokasi juga mengeluhkan kondisi jalan di depan PLN Monta yang selalu tergenang air selama musim penghujan. Ia mengaku kerap melintasi jalan tersebut dan saat hujan turun, genangan air yang ada selalu menganggu pengguna jalan.

“Setiap hujan turun, jalan tersebut selalu tergenang air kira-kira setinggi lutut orang dewasa dan sangat mengganggu para pengguna jalan, kalaupun diterobos sepeda motor kami akan mati dan sulit dihidupkan kembali karena kemasukan air, jadi kami harus mengunggu air surut atau jalan memutar,” kata Warga Desa Waro, Kecamatan Monta.

Ia pun meminta pihak terkait, agar segera mencarikan solusi agar genangan air yang ada di depan PLN Monta tidak mengganggu pengguna jalan.

“Kami harap keadaan ini bisa segera diatasi, karena setiap tahun kondisi ini tetap sama dan sangat mengganggu kami sebagai pengguna jalan,” ujarnya.  (WR-Budi)