Mensos Bagikan 25.680 Kartu KPM di Mataram

817

Mataram, Warta NTB — Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menggelontorkan sejumlah bantuan non tunai kepada masyarakat pra sejahtera dan masyarakat kurang mampu lainnya, diantaranya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Program ini disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera berupa kartu yang dapat digunakan dapat berbelanja memenuhi  kebutuhan gizi masyarakat ( E-Warung). Bantuan tersebut adalah dana yang langsung masuk ke rekening masyarakat, langsung masuk ke desa dan kelurahan.

Di kota Mataram, Program BPNT diterima oleh 25.680 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dimana masyarakat diberi kuota untuk berbelanja Rp 110.000 perbulan untuk membeli kebutuhan seperti beras, gula, dan kebutuhan lainnya.

Menteri sosial RI, Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat, di Gor Turida, Jum’at (24/11/17) berharap bantuan tersebut  membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi anak-anak di NTB.

“Semoga dengan bantuan ini anak-anak bapak/ibu bisa memperoleh pendidikan setinggi-tingginya, sehingga dapat terwujud segala cita-citanya”, harapnya.

Penyaluran bantuan di kota Mataram ini cukup bagus, tahap pertama sudah 79% persen, tahap dua dan tiga sudah 82%, dan diharapkan akhir tahun ini sudah tuntas.

Mengapresiasi bantuan tersebut, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M. Si  mengatakan, pembangunan beberapa sektor di NTB sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat, termasuk menurunnya angka kemiskinan.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi terus bekerja sama dengan pemerintah kab/kota tengah berupaya menurunkan agar angka kemiskinan NTB yang saat ini telah mencapai angka 16,02% dari total populasi.

Upaya tersebut diwujudkan dengan menganggarkan 1,7 triliun untuk program pengentasan kemiskinan pada tahun 2018 mendatang.

Wagub berharap penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan mampu membangkitkan spirit masyarakat untuk keluar dari kemiskinan secara mandiri. (WR/H)