Masyarakat Masih “Ngeyel”, Bupati Fauzan Turun Langsung Imbau Warga Lewat Corong Masjid

537
Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bersama jajarannya saat menyampaikan ibaun kepada masyarakat di beberapa masjid di wilayah Lobok Barat, Selasa (7/4/2020) malam.

GIRI MENANG, Warta NTB – Kondisi masyarakat yang saat ini masih belum sepenuhnya menyadari bahaya penyebaran virus corona membuat Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bersama jajaranya turun langsung untuk msosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat.

Tak tanggung-tanggung bahkan orang nomor satu di Lombok Barat ini sampai harus mendatangi banyak masjid di wilayahnya untuk mengumumkan kondisi terkini dan mengingatkan kepada masyarakat agar protokuler pencegahan penyebaran virus corona seperti tidak berkumpul dan meminta warga agar tetap di rumah selama penanganan virus corona baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Untuk mengingatkan masyarakat, H. Fauzan dan jajarannya pada Selasa (7/4/2020) malam mendatangi mendatangi tiga masjid di tiga kecamatan, yaitu Masjid Hidayatul Mukhtar Desa Kuripan Induk Kecamatan Kuripan, Masjid Nuruddin Desa Sembung Kecamatan Narmada, dan Masjid At-Taqwa Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar.


“Kami sengaja turun saat seluruh masjid sedang sepi dan beberapa wilayah kecamatan ini sudah bersiap-siap untuk menjalani jam malam. Saya mengimbau langsung biar masyarakat mengerti keseriusan kita mengantisipasi penyebaran virus berbahaya ini,” tegas Bupati usai menyampaikan imbauannya di Masjid At-Taqwa Karang Bayan Lingsar, Selasa (7/4/2020).

Di tiga masjid itu, Fauzan hanya meminta agar dibukakan pintu masjid dan meminta dihidupkan pengeras suara, dan langsung menyampaikan imbauan. Dalam imbauannya, bupti meminta masyarakat agar berdiam di rumah dan tidak keluar rumah kecuali terpaksa.

Fauzan mengingatkan agar masyarakat melengkapi diri dengan alat pelindung diri berupa masker, menghindari kerumanan orang, dan tetap memperhitungkan jarak atau physical distancing dan menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain. Selain itu, Fauzan mengingatkan agar masyarakat tidak sering mengusap wajah dan memperbanyak mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan memperaktikkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Secara khusus, selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Lombok Barat, Fauzan meminta masyarakat untuk tidak mendatangi fasilitas kesehatan Puskesmas kecuali dalam keadaan sakit dan terpaksa, dan mengingatkan siapapun yang telah melakukan perjalanan ke daerah zona merah (yang telah terpapar virus) agar bisa mengisolasi diri atau kepada perangkat desa diminta untuk memaksa proses isolasi mandiri dalam 14 hari.

“Bahkan kalau masih ada yang “pagah atau bengel” (berkeras hati tidak mau), libatkan teman-teman Babinkamtibmas dan Babinmaspol TNI/Polri agar mereka menjalani isolasi secara mandiri, tidak berinteraksi dulu dengan orang lain selama 14 hari itu. Jika ada gejala, laporkan segera ke tenaga medis kita,” pinta Fauzan.

Sedangkan untuk siapapun yang Pasien Dalam Perawatan (PDP), kepada masyarakat Fauzan meminta agar mempercayakan perawatannya kepada Rumah Sakit dan tidak dilayani lagi, bahkan oleh keluarganya.

“Kalaupun terpaksa, pisahkan tempat tidurnya dan semua peralatan makan minum dan perlengkapan mandi atau pakaiannya yang sehari-hari,” pinta Fauzan.

Di Lombok Barat sendiri, sampai hari ini pihak Pusat Data dan Informasi Dinas Kesehatan merilis sudah 5 orang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan terkonsentrasi di Kecamatan Lingsar (3 orang) dan Kecamatan Labuapi (2 orang). Selain itu, terdapat 515 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di mana 311 orang di antaranya telah selesai dalam pemanatauan, dan 1.436 orang yang telah melakukan perjalanan atau diketahui kontak dengan ODP namun tidak memiliki gejala terjangkit virus Corona.

Melihat perkembangan yang cenderung mengkhawatirkan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Baehaqi juga menegaskan agar masyarakat tetap waspada.

“Ikuti saja anjuran pemerintah. Kita saja setiap malam melakukan inspeksi terhadap pemberlakuan jam malam oleh semua kecamatan. Belum lagi kelililng setiap malam ke masjid-masjid bersama Bupati untuk menghimbau langsung lewat masjid dahn mushalla,” pintanya. (WR)