Lombok Barat Jadi Tempat KKP 675 Mahasiswa UIN Mataram

1430
Pembantu Rektor UIN Mataram, Dr. H. Masnun menjelaskan, KKP ini merupakan KKP pertama yang dilaksanakan semenjak Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram berubah nama menjadi UIN Mataram.

Giri Menang, Wartantb.com — Sebanyak 675 orang mahasiwa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melaksanakan Kuliah Kerja Partisipasif (KKP) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Mahasiswa ini disebar di 45 desa yang ada di wilayah utara Gumi Patut Patuh Patju. Mereka dilepas oleh Bupati Lobar yang diwakili Asisten III Drs. H. Fathurrahim, di Bencingah Agung Giri Menang, pagi tadi, Kamis (13/7/2017).

Pembantu Rektor UIN Mataram, Dr. H. Masnun menjelaskan, KKP ini merupakan KKP pertama yang dilaksanakan semenjak Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram berubah nama menjadi UIN Mataram.

“Mahasiswa yang melaksanakan KKP tahun ini sebanyak 1.742 orang yang tersebar di tiga Kabupaten yakni Lombok Barat, Lombok Tengah dan KLU. KKP sendiri merupakan pergantian nama dari Kuliah Kerja Nyata (KKN),” terangnya.

Masnun berharap dengan dilaksanakanya KKP ini para mahasiswa mampu melihat Kondisi masyarakat sekitar dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Momen KKP ini juga diharapkannya sebagai latihan bagi mahasiswa untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajarinya.

“Dengan demikian nantinya ketika terjun ke masyarakatnya masing-masing mahasiswa jadi terbiasa,” ujarnya.

Sementar itu Asisten III Pemda Lobar H. Fathurrahim dalam sambutannya berharap agar para mahasiswa bisa membaur dan hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan masyarakat.

“Adik-adik punya modal yang luar biasa yaitu pengetahuan tentang ilmu agama. Silahkan dorong dan beri ide yang positif agar masyarakat mau belajar,” harapnya.

Dikatakan H. Fathurrahim, untuk tahun ini mahasiswa UIN melaksanakan KKP di wilayah utara Lobar. Sebelumnya tiga tahun lalu mereka telah melaksanakan KKN di wilayah Selatan Lobar.

”Untuk tahun berikutnya kami menginginkan agar kegiatan KKP dilaksanakan di wilayah Selatan lagi, khusunya Kecamatan Sekotong. Masa depan Lobar ada di Sekotong,” pungkasnya. (budi/hum)