Laju Vs Tolouwi Mulai Memanas, Warga Nontotera Memohon Do’a

4670

Bima, wartantb.com – Peristiwa pembacokan terhadap Asikin alias Iki warga Desa Laju, Kecamatan Langgudu yang terjadi di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Senin kemarin menyebabkan warga Laju hari ini, Selasa (9/5/2017) melakukan aksi penyerangan ke Desa Tolouwi.

Sekitar pukul 14.00 Wita siang ini, puluhan hingga ratusan orang Warga Laju yang mempersenjatai diri dengan parang, tombak dan senjata lainnya berjalan beriringan dari Cabang Waro menuju Desa Tolouwi untuk menyerang.

Informasi yang dihimpun wartantb.com, warga Desa Tolouwi yang mendengar adanya aksi penyerangan tidak hanya tinggal diam, mereka bahkan sudah bersiaga di persawahan perbatasan Desa Nontotera yang kebetulan bertetanggaan dengan desa tersebut.

Menanggapi situasi yang memanas salah seorang pengguna WhatsApp (WA) asal Desa Nontotera, Kecamatan Monta melalui WA Group memohon do’a karena situasi di Monta Dalam mulai memanas.

“Kami mohon do’ax, situasi di monta dalam sdg memanas.warga laju sudah memasuki desa nontotera dan tdk bisa di bendung oleh aparat,” tulis @Harni.

Yang kemudian ditanggapi oleh anggota group lain dengan menulis “Innalillahi, semoga aparat diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi massa…..,” balas @Fahmi

Tulisan itu bukan tanpa alasan karena seperti pengalaman tahun yang lalu ketika perang kampung antara Desa Tolouwi Vs Sondo dan Waro, lokasi yang dijadikan tempat saling menyerang adalah persawahan di perbatasan Desa Nontotera hingga perkampungan yang kemudian merugikan warga Nontotera yang tidak ikut bertikai.

“Warga tolouwi sdh menunggu di persawahan ujung desa kami, desa kami slalu jd sasaran bertemux kedua desa yg bertikai. seperti tahun2 kmarin,” keluhnya.

Melalui tulisannya, Harni bersyukur karena beberapa saat kemudian personil tambahan dari kepolisian sudah tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.

Alhamdulillah,brimob 3 dalmas dan pasukan ninja bermotorx sdh sampai, sdg berusaha memulangkan massa dr laju.tp massa ttp dtg,” tulisnya lagi. (WR)