KPU RI Gelar Konsolidasi Nasional Partisipasi Masyarakat di Lombok

717
Acara Pembukaan Konsolidasi Nasional Partisipasi Masyarakat di Senggigi Lombok.

Mataram, Warta NTB – Sebagai partisipasi dalam mendorong NTB Bangkit, KPU RI menggelar kegiatan Konsolidasi Nasional Partisipasi Masyarakat di Senggigi Lombok (31/10/2018). Bahkan tajuk Konsolnas kali ini adalah KPU For Humanity.

Tema ini sengaja dipilih sebagai empati KPU terhadap kehidupam warga di NTB yang baru saja tertimpa musibah gempa. Dan serangkaian dengan itu, KPU juga merencanakan pendidikan pemilih bagi perempuan di lokasi pengungsian Kabupaten  Lombok Utara.

Anggota KPU RI Wahyu Setiawan ketika membuka Konsolnas Parmas meminta Seluruh Anggota KPU Provinsi se indonesia tetap fokus bekerja, lebih-lebih tahapan Pemilu 2019 sedang berlangsung khususnya Tahapan Kampanye.

Dalam kegiatan yang dihadiri anggota KPU Provinsi Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat serta Sekretaris KPU Provinsi se Indonesia ini, Wahyu Setiawan juga menekankan agar memanfaatkan forum ini untuk mengatasi problematika kampanye yang sedang berlangsung.

Saya selaku divisi sering mendapat pertanyaan dari KPU Provinsi dan Kab/Kota serta Peserta Pemilu terkait tahapan kampanye ini. Karenanya mari kita membedah sekaligus mencari solusi dinamika yang terjadi pada tahapan kampanye. Konsolidasi nasional idiarahkan untuk membuat rekomendasi. Jadi desain keparmasan 2019 jelang pemungutan dan penghitungan suara menjadi hal yang mendesak kita bicarakan.

“Melalui forum ini diharapkan lahir rekomendasai kebijakan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun program ke parmasan di Tahun 2019,” sambungnya.

Memang kita akui saat ini KPU RI sedang melakukan proses Rekruitmen Anggota KPU. Harapan saya hal ini tidak menyurutkan semangat untuk tetap bekerja baik secara profesional hingga masa jabatan. “Tidak ada alasan untuk tidak menuntaskan pekerjaan ini hingga selesai,” ujar Wahyu.

“Percayalah, KPU RI memiliki kebijakan untuk menghargai jajaran penyelenggara yang sudah berkinerja baik sepanjang tidak ada kejadian yang luar biasa” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Ansori mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KPU RI dan KPU Provinsi Seluruh Indonesia yang menyelenggarakan kegiatan nasional di NTB. Ini adalah sebuah kepercayaan bahwa NTB telah pulih dan bangkit pascagempa yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Tentu ini merupakan modal, energi dan motivasi yang besar bagi NTB untuk bangkit dari bencana gempa bumi. Kehadiran jajaran KPU dan KPU seluruh Indonesia di NTB merupakan wujud kepedulian yang luar biasa.

“Bantuan dari KPU RI dan KPU Provinsi seluruh indonesia sangat membantu meringankan saudara-saudara kami yang ada yang terdampak bencana. “Alhamdulilillah bantuan bapak/ibu semua telah kami salurkan dengan baik ke seluruh wilayah yang terdampak gempa,” katanya.

Askar menambahkan, bantuan itu tidak hanya didistribusi kepada penyelenggara Pemilu, baik KPU Kab./Kota, PPK/PPS, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat pada umumnya. “Tentu saja kepada saudara kami yang hadir yaitu KPU Provinsi Sulawesi Tengah, kami sangat empati dan turut merasakan apa yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala di Sulawesi Tengah,” ungkap Aksar.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur NTB Andi Pramaria yang juga hadir dalam kesempatan itu memberi apresiasi terhadap langkah KPU yang ikut berpartisipasi dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat NTB. Gubernur NTB yang baru saja dilantik oleh Presiden memiliki tugas memulihkan kepercayaan Nasional dan Dunia. NTB harus segera bangkit.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada keluarga besar KPU. Kegiatan Rapat Konsolidasi Nasional Parmas ini menjadi pelopor untuk NTB Bangkit, dan KPU salah satu yang pertama yang menggerakkannya,” ujar Andi Pramaria. (WR)