Koramil Ampenan Jalin Komunikasi Melalui Pembinaan Jaring Teritorial

1030
Koramil 1606-09/Ampenan menggelar pembinaan jaring teritorial yang dikemas dengan silaturrahmi bersama puluhan tokoh masyarakat.

MATARAM, Warta NTB –  Koramil 1606-09/Ampenan menggelar  pembinaan  perta jarak dan jaring teritorial yang dikemas dengan silaturrahmi bersama puluhan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Koramil 1606-09/Ampenan.

Acara yang digelar, Jumat (23/11/2018) dihadiri Wakapolsek Ampenan, Lurah se Kecamatan Ampenan dan Sekarbela, Kepala Lingkungan Ampenan dan Linmas serta dikemas dengan sederhana dan penuh keakraban.

Pada kesempatan tersebut, Danramil 1606-09/Ampenan Kapten Inf Jamuhur S.Sos menjelaskan, tujuan dilaksanakan acara silaturahmi adalah untuk menumbuhkan hubungan yang harmonis antara berbagai elemen masyarakat.

“Kegiatan ini dilaksanakan selain dalam rangka silaturahmi, juga untuk menumbuhkan hubungan yang lebih dekat lagi melalui komunikasi aktif, maka dengan adanya hubungan yang harmonis diharapkan akan lebih mudah mencari solusi dari setiap permasalah sosial yang ada ditengah tengah masyarakat, dan dengan sendirinya akan dapat meningkatkan ketahanan wilayah khususnya wilayah Kecamatan Ampenan dan Sekarbela,”  kata Jamuhur.

Dilanjutkannya, pembinaan jaring teritorial merupakan bagian dari program pembinaan teritorial tingkat Koramil. Untuk itu, diperlukan menjalin hubungan yang baik antara lembaga formal maupun non formal yaitu dengan mempererat hubungan silaturahmi sehingga sekecil apapun informasi yang mulai  berkembang di tengah masyarakat dapat diambil tindakan dan dideteksi dini sehingga dengan cepat dan tepat dapat dicarikan solusinya.

“Kami punya Babinsa ditiap-tiap Kelurahan sebagai perpanjangan dari Danramil yang akan membantu dengan mengedepankan musyawarah mufakat apabila ada permasalahan sosial di lingkungannya. Jika skala besar dan tidak bisa dipecahkan di tingkat Kelurahan maka kita lanjutkan sesuai hirarki dan kewenangan untuk kita upayakan diselesaikan bersama,” harapnya.

Pria kelahiran Truwai Pujut itu berharap melalui pembinaan jaring teritorial tidak ada lagi komunikasi yang tersumbat sehingga dapat mencipkan keamanan dan ketertiban wilayah. (WR)