Kerap Transaksi Narkoba di Hotel, Pemuda Ini Ditangkap Polisi Bersama BB 1,47 Gram Sabu

1088
Tersangka berinisial RM (37) ditangkap polisi saat penggerebekan di sebuah kamar hotel, Kamis (12/11/2020).

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah Kembali bongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu kali ini pelakunya seorang pemuda berinisial RM (37) yang merupakan karyawan swasta berasal dari Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

RM ditangkap Sat Narkoba Polres Loteng di sebuah Hotel di Praya, Kamis (12/11/2020)  karena diketahui sedang membawa barang haram narkoba, penangkapan tersebut berkat laporan warga yang ada di sekitar lokasi. Mendapat informasi tersebut Tim Sat Narkoba Polres Loteng langsung mendatangi lokasi dan menggeledah kamar tempat pelaku menginap.

Kasat Narkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian mengatakan, dari hasil penggeledahan tersebut, Polisi menemuakan beberapa barang yang diduga Narkoba jenis Sabu.

“Pelaku ditangkap karena berdasarkan informasi warga ia kerap melakukan transaksi narkoba di kamar hotel,” katanya.

Hizjia membeberkan, dari penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti seperti tiga poket plastik berisi butiran kristal yang diduga Narkoba Jenis Sabu dengan berat masing-masing 0,57 gram, 0,58 gram dan 0,59 gram dengan jumlah total 1,47 gram. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti lainnya seperti satu buah hp merk Xiomi warna hitam, satu buah gunting gagang warna hijau dan satu buah pipa kaca bening yang diduga sebagai alat hisap sabu.

“Setelah penggerebekan, pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Mako Polres Lombok Tengah untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dan pencarian adanya dugaan keterlibatan pelaku lain,” ungkapnya.

Kasat menambahkan, dalam sepekan ini Tim Sat Resnarkoba Polres Loteng telah berhasil membongkar dua kasus Narkoba, hal itu membuatnya yakin bahwa masih banyak pengedar yang sedang berkeliaran di Loteng. Untuk itu dia akan terus meningkatkan kerja timnya supaya Loteng bebas dari narkoba.

“Loteng sebentar lagi akan menjadi tuan rumah MotoGP, perlu kita sterilkan dari barang haram tersebut jangan sampai nama baik Loteng tercoreng dengan hal-hal seperti itu,” uajarnya

Selain itu, dia berpesan kepada Masyarakat agar segera melaporkan apabila ada hal-hal yang mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba kepada pihak kepolisian.

“Kami sangat membutuhkan kerjasama dari masyarakat, dan kami juga berharap masyarakat dapat menjadi mitra polisi dengan baik dalam segala hal,” harapnya. (WR-02)