Kejar Pelaku Jambret, Dua Mahasiswi Asal Desa Nisa Alami Kecelakaan di Desa Renda

894
Dua mahasiswi korban jambret saat menjalani perawatan di Puskesmas Belo usai mengalami kecelakaan saat mengejar jambret, Rabu (27/1/2021) malam.

BIMA, Warta NTB – Nahas dialami oleh dua mahasiswi bernama Alfaiga (21) dan Winda Bahar (22) warga Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, keduanya mengalami kecelakaan usai mencoba mengejar jambret yang menjambret Handphone yang disimpan di dasbor sepeda motor yang mereka kendarai.

Peristiwa itu bermula ketika keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Scoopy warna pink dari arah SMAN 1 Woha yang kemudian dibuntuti oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Scoopy warna merah.

“Tepat di jalan Buya Hamka depan Bank BPD Tente kedua pelaku yang sudah membuntuti korban langsung menjambret Handphone yang disimpan di dasbor sepeda motor korban. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 Wita, Rabu (27/1/2021) malam,” jelas Kasubbag Humas Polres Bima AKP Hanafi.

Atas kejadian itu, kata Hanafi, spontan korban langsung melakukan pengejaran dan meneriaki para pelaku maling, namun nahas sesampainya di Desa Renda, Kecamatan Belo kedua korban mengalami kecelakaan jatuh dari motor.

“Akibat kejadian itu kedua korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan oleh warga Renda ke Puskesmas Belo,” terangnya.

Terhadap kejadian itu, Kasubbag Humas mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan barang bukti dan mencari keterangan dari para saksi dan saat ini keberadaan kedua tersangka masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kasus ini masih dilakukan penyelidikan dan kami juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, karena pelaku kejahatan selalu mencari cara dalam melancarkan aksi terhadap korban yang dianggap kurang waspada,” kata AKP Hanafi. (WR-Al)