Kapolres dan Forkopimda Loteng Turun ke Tiap Kecamatan Sosialisasi Pencegahan Covid

208
Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK bersama anggota Forkopimda Lombok Tengah turun ke Kecamatan dalam rangka mensosialisasikan Protokol Kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, Sabtu (6/2/21).

Bersama Kapolres hadir dalam rombongan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Lombok Tengah. Adapun kecamatan yang disambangi di antaranya Kecamatan Kopang, Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara dan Kecamatan Pringgarata.

Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT, SH yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan, tujuan utama kedatangannya bersama anggota Forkopimda untuk turun kembali ketiap-tiap kecamatan yaitu Silaturahmi.

“Tujuan utama kami datang kembali ke tengah masyarakat yaitu Silaturahmi,” kata Suhaili.

Kemudian tujuan lain yang tak kalah penting lanjut Bupati Lombok Tengah dua periode itu adalah, menyampaikan situasi dan kondisi Indonesia khususnya Lombok Tengah yang sedang diterpa wabah penyakit yaitu Virus Corona. Dari hari ke hari, bukannya semakin reda tetapi malah tambah parah, kuat dan dahsyat.

“Di sinilah kebersamaan, kekompakan dan persatuan kita dibutuhkan untuk bagaimana kita berikhtiar dan berupaya mencegah penyebaran virus Corona, khususnya di Lombok Tengah,” terangnya.

Dari tingkat Muspika, kepala desa, dan dusun diinstruksikan oleh Bupati agar menghidupkan kembali satgas Covid-19. Artinya penerapan protokol Covid-19 atau adaptasi kebiasaan baru mutlak harus dilakukan, walaupun sudah ada Vaksinnya. 

“Vaksin itu bukan obat, akan tetapi pencegahan,” ujar Suhaili.

Tidak hanya itu, Bupati Lombok Tengah dalam kesempatan tersebut juga meminta pamit kepada masyarakat bahwa masa jabatannya selaku Bupati Lombok Tengah akan segera berakhir.

Sementara Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K menyampaikan perkembangan laporan satgas Covid-19 per tangal 5 kemarin bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 di Lombok Tengah. Menurutnya penambahan kasus tersebut merupakan salah satu bukti bahwa masyarakat Lombok Tengah sudah abai akan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kami dari Polres Lombok Tengah, dari Kodim, pemerintah daerah dalam hal ini Sat Pol PP terus meningkatkan operasi yustisi untuk penegakan disiplin masyarakat tentang penerapan prokes. Semua upaya tersebut tidak akan ada artinya apabila masyarakat sendiri tidak bisa sadar akan pentingnya penerapan prokes Covid-19,” tandas Kapolres.

Senada, Komandan Kodim 1620 Lombok Tengah Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, meminta kerjasama dari seluruh masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Lombok Tengah.

“TNI-Polri bersama stake holder akan menindak tegas masyarakat yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan, apabila ditemukan kerumunan akan kami bubarkan,” tegasnya. (WR-02)