Kapolda NTB, Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke 73

1206

MATARAM, Warta NTB – Kapolda NTB, Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS MM menjadi inspektur upacara (Irup) HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019 yang digelar di lapangan Lanud Rembige Mataram, Rabu (10/7/2019).

Hadir dalam upacara Wakil Gubernur NTB, unsur Forkopimda NTB, Pejabat TNI-Polri, Ketua Bhayangkari Daerah NTB bersama pengurus, kepala daerah kabupaten kota NTB dan para tamu undangan lain.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolda NTB menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan dan perjuangan polri tanpa mengenal lelah dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum.

“Kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik,” ungkapnya.

Disampaikan Presiden, Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan nasional maupun internasional yang diselenggarakan pemerintah mulai dari Asian Games, Pilkada Serentak, Natal dan Tahun Baru serta Idul Fitri hingga Pileg dan Pilpres.

Selain itu, Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber, maupun kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis.

Dalam perannya Polri juga telah berhasil mengugkap kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing serta tindak pidana korupsi yang sepanjang tahun 2018, telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Selanjutnya dalam pengelolaan organisasi, Polri telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansinya dengan adanya Laporan Keuangan Polri yang meraih opini WTP dari BPK RI selama 6 tahun berturut-turut maupun urutan kelima sebagai organisasi yang dapat dipercaya.

“Dengan berbagai capaian tersebut, kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat,” kata Presiden yang disampaikan Kapolda.

Dalam amanatnya Presiden RI juga menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri kedepan antara lain:

  1. Terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
  2. Kedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
  3. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.
  4. Tingkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
  5. Perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat dalam memelihara keamanan dalam negeri.

Pada acara tambahan juga diserahkan hibah tanah dari Walikota Bima untuk pembangunan Kompi Brimob Batalyon C serta dari Bupati Sumbawa untuk pembangunan lima unit polsek, selain itu juga diserahkan piagam penghargaan bagi lima perusahaan pelayaran yang turut membantu evakuasi korban gempa di tiga gili tahun 2018 yang lalu.

Acara dilanjutkan dengan berbagai atraksi seperti peragaan bela diri kolosal oleh anggota Polri dan TNI, ada Polisi Cilik dari Polres Lombok Tengah, Penanganan Begal oleh Ditsamapta serta penanggulangan teroris oleh gabungan Yonif 742/SWY dan Satbrimob Polda NTB yang diakhiri dengan acara syukuran. (WR)